0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Detection Methods Marine & Wildlife Policy & Risk Sign in to save

Analysis of Microplastic Abundance in the Digestive Tract of Fish Caught by Fishermen in the Pangempang Waters of East Kalimantan Province

Jurnal Perikanan Unram 2025
Muhammad Reza Rachman, Ristiana Eryati, Irwan Ramadhan Ritonga

Summary

Researchers analyzed the abundance and types of microplastics in the digestive tracts of fish caught by fishermen in Pangempang Waters, East Kalimantan, and investigated the relationship between fish body size and microplastic content.

Body Systems

Mikroplastik merupakan polutan berukuran < 5 mm yang umum ditemukan di sedimen, perairan dan biota perairan. Mikroplastik dapat masuk ke tubuh biota laut, salah satunya ikan. Pada saat ikan terpapar mikroplastik dikonsumsi manusia secara berlebihan mungkin dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan kelimpahan mikroplastik pada saluran pencernaan ikan hasil tangkapan nelayan di perairan Pangempang, Muara Badak, Kalimantan Timur. Hubungan antara ukuran ikan dengan kandungan mikroplastik juga dinvestigasi di penelitian ini. Sampel ikan terdiri dari enam spesies ikan (bandeng, baronang, gerot - gerot, kakap, kue dan trakulu) yang dikumpulkan menggunakan metode random sampling. Analisis mikroplastik dilakukan melalui proses destruksi organik dengan H2O2 dan FeSO4, diikuti identifikasi mikroskopis. Ditemukan bahwa semua saluran pencernaan ikan mengandung mikroplastik, dengan jenis dominan adalah fiber (97,4%), diikuti film dan fragmen. Ikan baronang memiliki kelimpahan mikroplastik tertinggi (11,0 partikel/individu), sedangkan kakap bakau terendah (2,33 partikel/individu). Rata-rata kelimpahan pada omnivora (8,125) partikel/individu) lebih tinggi dibanding karnivora (5,2 partikel/individu). Terdapat hubungan yang sangat lemah antara ukuran (panjang dan berat) ikan dengan kelimpahan mikroplastik (r<0,3; p>0,05 pada omnivora, p<0,05 pada karnivora).

Share this paper