0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Detection Methods Policy & Risk Sign in to save

Analisis Kandungan Mikroplastik Pada Ikan Pelagis Dan Demersal Yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan

Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal Ilmu Kelautan 2024 2 citations ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Muhammad Faisal Amin, Muhammad Syahdan, Yuliyanto Yuliyanto

Summary

Researchers examined microplastic contamination in both pelagic and demersal fish landed at a fishing port in South Kalimantan, Indonesia, finding an average of 8.3 microplastic particles per pelagic individual and 5.1 per demersal individual with moderate overall pollution levels. Fibres and fragments were the dominant forms detected. These findings demonstrate that commercially caught fish in Indonesian waters carry microplastics into the human food supply.

Manfaat penelitian ini untuk mengetahui jumlah partikel, karakteristik yang meliputi bentuk dan warna mikroplastik dan mengetahui hubungan perbedaan jumlah partikel mikroplastik ikan pelagis dan ikan demersal, selain itu juga dapat mengetahui hubungan jumlah partikel mikroplastik dengan berat organ, bobot, dan panjang tubuh ikan pelagis dan demersal. Penentuan lokasi sampling menggunakan metode simple random sampling dengan mengumpulkan sampel ikan dari nelayan yang mendaratkan ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah partikel mikroplastik pada ikan pelagis sebanyak 250 partikel dengan rata-rata 8,3 partikel/individu. Sedangkan pada ikan demersal berjumlah 152 partikel dengan rata-rata 5,07 partikel/individu, tingkat pencemaran mikroplastik tergolong sedang. Karakteristik bentuk mikroplastik yaitu fiber, film dan fragmen dengan film mendominasi seluruh sampel. Karakteristik warna dominan mikroplastik secara berurutan didominasi oleh warna transparan, hitam, merah dan biru. Hubungan perbedaan jumlah mikroplastik pada ikan pelagis dan demersal menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan. Adapun Hubungan pengaruh jumlah mikroplastik dengan berat organ, bobot dan panjang tubuh ikan diketahui tidak terdapat pengaruh hubungan yang signifikan.

Share this paper