We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
ANALISIS MIKROPLASTIK DENGAN HIDROGEN PEROKSIDA PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) MENGGUNAKAN INSTRUMEN FOURIER TRANSFORM INFRA RED
AI summary Read the abstract
Microplastics were detected in the gastrointestinal tracts of milkfish (Chanos chanos) from the northern Java coast of Indonesia using hydrogen peroxide digestion and FTIR analysis. The findings raise food safety concerns given milkfish's importance as a widely consumed, affordable protein source in Central Java.
Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan hasil budidaya yang berperan penting untuk masyarakat Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang. Ikan ini memiliki kandungan protein yang tinggi dan harga yang terjangkau sehingga banyak dikonsumsi untuk memenuhi nilai gizi. Seiring dengan berjalannya waktu, banyak isu tentang pencemaran mikroplastik pada hasil perikanan di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah. Tingginya aktivitas manusia di daerah pantura Jawa Tengah memicu tingginya sampah plastik yang dibuang ke laut. Berbagai penelitian mengenai mikroplastik juga telah dilakukan. Namun, banyaknya temuan mikroplastik pada sampel dari biota laut masih menyisakan permasalahan validitas karena belum adanya metode analisis yang standar. Perbedaan dalam metode ekstraksi untuk memisahkan partikel mikroplastik, metode deteksi dan identifikasi mikroplastik bahkan penggunaan unit pengukuran yang tidak konsisten membuat data yang diperoleh tidak bisa dibandingkan satu sama lain. Penggunaan larutan H2O2 sebagai larutan digesti dinilai efektif dalam menghilangkan berbagai senyawa organik dalam sampel tanpa meninggalkan residu bagi lingkungannya penggunaan larutan ini menghasilkan recovery rate yang baik (>90%) untuk berbagai jenis polimer. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi dan menguji validitas metode analisis mikroplastik dengan larutan digesti H2O2 30% pada Ikan Bandeng (Chanos chanos) menggunakan instrument FTIR. Penelitian ini menggunakan sampel ikan bandeng yang dibeli dari Pasar Kobong Semarang sebanyak 34 sampel dengan ukuran seragam lalu diambil 9 sampel untuk penelitian pendahuluan dan 25 sampel untuk penelitian utama. Pada penelitian ini ditambahkan mikroplastik dengan jenis PE, PP, PS, dan PVC sebagai standar internal untuk menguji dampak digesti terhadap mikroplastik tersebut. Penjaminan mutu analisis dilakukan untuk meminimalkan terjadinya kontaminasi selama proses digesti. Preparasi sampel yang dilakukan meliputi pengukuran panjang dan berat ikan bandeng, serta pengambilan jaringan pencernaan ikan bandeng. Proses digesti dilakukan dengan menggunakan larutan H2O2 dengan rasio perbandingan 1:10 (berat sampel : volume larutan) pada suhu 650C selama 24 jam. Sampel yang telah terdigesti kemudian disaring dengan menggunakan kertas saring Whatman no 540 dengan ukuran pori 8 μm. Kemudian kertas saring direndam dalam 250 ml larutan NaCl 0,08 M selama 12-24 jam untuk memisahkan partikel standar internal sehingga mudah diidentifikasi. Kemudian partikel standar internal diamati ukurannya dengan menggunakan mikroskop Olympus BX-41 dan diidentifikasi dengan FTIR untuk mengetahui spectra dan skor kemiripan polimer dengan standar. Hasil penelitian menunjukan recovery rate polimer PE; PP; PS; PVC berturut-turut sebesar 90%; 70; 96%; 100%. Terjadi pengecilan ukuran pada polimer PS setelah dilakukan digesti. Proses digesti tidak mempengaruhi jenis polimer mikroplastik ditandai dengan skor kemiripan yang tinggi dengan standar. Adapun Particle Suspected Microplastic (PSM) yang ditemukan dalam sampel dan blanko yang diuji memiliki bentuk fragmen dan fiber dengan ukuran yang bervariasi. Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah metode analisa mikroplastik pada GIT ikan bandeng menggunakan larutan H2O2 30% dengan rasio perbandingan 1:10 (berat sampel : volume H2O2) pada suhu 650C selama 24 jam memiliki validitas yang tinggi untuk jenis polimer PE, PP, dan PVC.
More Papers Like This
Identification of microplastics in milkfish (Chanos chanos) in tradisional ponds in Pedaleman Village, Serang Regency
AI summary Read the abstract
Researchers identified microplastics in the digestive tracts of 24 milkfish (Chanos chanos) collected from aquaculture ponds in Pedaleman Village, Indonesia, finding fragments as the most abundant type followed by fibers and films, with FTIR analysis identifying polymers including polyethylene, PTFE, PMMA, and nylon.
Penggunaan Fourier Transform Infrared untuk Analisis Mikroplastik pada Loligo sp. dan Rastrelliger sp. dari TPI Tambak Lorok Semarang
AI summary Read the abstract
Indonesian researchers used Fourier transform infrared (FTIR) spectroscopy to detect microplastics in the digestive organs of squid and mackerel collected from Semarang, Central Java. The study confirmed microplastic contamination in both species, demonstrating that marine animals in the region are ingesting plastic particles.
Mikroplastik Dalam Saluran Perncernaan Ikan Di Waduk Jatigede
AI summary Read the abstract
Researchers analyzed the presence of microplastics in the digestive tracts of fish caught in Jatigede Reservoir, which receives water and contaminants including microplastics from the Cimanuk River. Fish samples from fishermen, collectors, and fish farmers were dissected and their stomach and intestinal contents were examined using FTIR spectroscopy to identify and characterize ingested microplastics.
ANALISIS MIKROPLASTIK DENGAN DIGESTI KALIUM HIDROKSIDA 10% PADA UDANG PUTIH Litopenaeus vannamei MENGGUNAKAN INSTRUMEN FOURIER TRANSFORM INFRARED SPECTROSCOPY (FTIR)
AI summary Read the abstract
This Indonesian study developed a method for detecting and quantifying microplastics in white shrimp (Litopenaeus vannamei) using 10% potassium hydroxide digestion followed by FTIR spectroscopy analysis. Researchers found microplastics in shrimp samples and evaluated the method performance and limitations. The study contributes to standardizing microplastic analysis protocols for seafood safety assessment in Indonesia.
Identification of microplastics content in milkfish (Chanos chanos), water and sediment in ponds in Muncung Village, Kronjo District
AI summary Read the abstract
Researchers analyzed microplastic abundance and characteristics in milkfish (Chanos chanos), water, and sediment at six stations in Muncung Village ponds, finding fragments, fibers, and films with the highest abundance in intestinal tissue, and FTIR analysis identifying six polymer types including ABS, PVC, PP, and EVA.
Research digests by email
When a large batch of papers lands in the Atlas, we read through it and send a short write-up of what stood out.