0
Article Tier 2 Policy & Risk Sign in to save

Jenis dan kelimpahan mikroplastik pada ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) di Perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur

AI summary Read the abstract

Researchers examined the types and abundance of microplastics found in red snapper (Lutjanus malabaricus) from the waters of Kupang Bay, Indonesia, documenting contamination levels and dominant plastic types present in the gastrointestinal tracts of sampled fish. The study confirms microplastic ingestion in a commercially important reef fish species and identifies anthropogenic inputs from industrial, agricultural, and human activities as key sources.

Mikroplastik adalah partikel plastik yang memiliki ukuran <5 mm. Ukuran yang kecil menyebabkannya bisa ditransportasikan ke semua perairan dan biota termasuk ikan. Sumber limbah mikroplastik di perairan antara lain dari industri, pertanian, dan aktivitas antropogenik di mana keseluruhannya dapat menjadi sumber pencemaran mikroplastik di laut. Ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) merupakan salah satu jenis ikan demersal yang hidup secara berkelompok di dasar karang atau terumbu karang. Ikan kakap merah adalah salah satu kategori produk perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting dan banyak diminati masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, warna, kelimpahan, dan ukuran mikroplastik pada ikan kakap merah. Pengambilan sampel dilaksanakan pada Bulan September-Oktober 2022 dengan total sampel yang dikaji sebanyak 50 ekor ikan. Identifikasi mikroplastik berdasarkan bentuk, ukuran, dan warna pada partikel mikroplastik. Hasil penelitian menemukan sebanyak 1.593 partikel mikroplastik pada sampel ikan kakap merah yang terdiri dari jenis fiber, fragmen, film, dan granula. Kelimpahan mikroplastik paling tinggi didominasi jenis fiber yaitu 17,98 partikel/individu pada insang dan 11,66 partikel/individu pada usus. Kelimpahan mikroplastik paling rendah secara keseluruhan yaitu pada insang dengan jenis film 0,28 partikel/individu dan jenis granula ditemukan 0,3 partikel/individu. Warna mikroplastik yang ditemui yaitu warna putih, hitam, merah, kuning, biru, transparan, dan hijau. Warna mikroplastik tertinggi yang ditemukan secara keseluruhan didominasi oleh warna putih, baik pada insang (52,45%) maupun pada usus (48,74%), sedangkan yang paling rendah adalah warna hijau yang ditemui pada insang (0,42%) dan pada usus (0,79%). Mikroplastik yang ditemui memiliki ukuran yang bervariasi yaitu <0,25 mm - >2 mm. Mikroplastik yang ditemukan pada kedua organ ikan paling banyak berukuran 0,50 mm - 2 mm. Mikroplastik berukuran <0,25 mm ditemukan sangat sedikit, baik pada usus maupun insang.

More Papers Like This

Article Tier 2

Identifikasi tipe dan kelimpahan mikroplastik pada saluran pencernaan ikan kakap merah (Lutjanus argentimaculatus) dari Pantai Sendang Biru Kabupaten Malang Jawa Timur

AI summary Read the abstract

This Indonesian study identified and quantified microplastic types in the digestive tracts of red snapper from Sendang Biru Beach, East Java. It confirmed microplastic ingestion in this commercially important fish species.

Article Tier 2

Analisis Kandungan Mikroplastik Pada Ikan Pelagis Dan Demersal Yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan

AI summary Read the abstract

Researchers examined microplastic contamination in both pelagic and demersal fish landed at a fishing port in South Kalimantan, Indonesia, finding an average of 8.3 microplastic particles per pelagic individual and 5.1 per demersal individual with moderate overall pollution levels. Fibres and fragments were the dominant forms detected. These findings demonstrate that commercially caught fish in Indonesian waters carry microplastics into the human food supply.

Article Tier 2

Kontaminasi Mikroplastik Di Usus Dan Insang Ikan Laut Komersial Dari Teluk Jakarta

AI summary Read the abstract

Researchers investigated microplastic occurrence and characteristics in commercially important marine fish from Jakarta Bay, analyzing 160 specimens across eight species. MPs were found in a high proportion of fish, with fiber types dominating, and contamination levels reflected the heavily industrialized and densely populated coastal setting.

Article Tier 2

The presence of microplastics in the digestive tract of commercial fishes off Pantai Indah Kapuk coast, Jakarta, Indonesia

AI summary Read the abstract

Commercial fish from nine species collected at the Pantai Indah Kapuk coast in Jakarta were dissected for microplastics, with 97.13% of 174 fish containing an average of ~12 particles per individual dominated by fibers and fragments of PE, PP, and PS. The study documents near-universal microplastic contamination in urban coastal fisheries in Indonesia with implications for seafood consumers.

Article Tier 2

Analisis Mikroplastik Pada Saluran Pencernaan Ikan Kembung (Rastrelliger Sp.) di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Sumatera Utara

AI summary Read the abstract

Indonesian researchers analyzed microplastics in the digestive tracts of mackerel fish landed at Belawan fishing port, examining both the characteristics of particles and their relationship to fish size. The presence of microplastics in commercially important fish species represents a direct pathway for human dietary exposure.

Research digests by email

When a large batch of papers lands in the Atlas, we read through it and send a short write-up of what stood out.

Email me about

Share this paper