0
Article Sign in to save

Analisis Mikroplastik Pada Sedimen Di Tapak Kuda Lama Dan Pantai Pulau Gantan Kabupaten Langkat

AI summary Read the abstract

Researchers surveyed microplastic abundance in coastal sediments at two sites in Langkat Regency, Indonesia, finding fibers, fragments, and films at densities up to 350 particles/kg with no statistically significant differences in microplastic levels between locations or sediment depths.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk mikroplastik dan kelimpahannya berdasarkan kedalaman dan antar lokasi pengambilan sampel pada Sedimen di Tapak Kuda Lama dan Pantai Pulau Gantan Kabupaten Langkat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Mei 2023. Pengambilan sampel sedimen dilakukan di Tapak Kuda Lama dan Pantai Pulau Gantan menggunakan metode purposive sampling dengan membuat 5 titik pengambilan sampel pada masing – masing lokasi dengan kedalaman 0-30, 30-60, 60-100 cm. Analisis sampel sedimen dilaksanakan di Laboratorium Biologi Universitas Negeri Medan. Identifikasi mikroplastik menggunakan mikroskop stereo dan data yang diperoleh dianalisis dengan Uji Anova One Way dan Uji-T untuk antar lokasi dan kedalaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk mikroplastik yang terdapat pada Sedimen di Tapak Kuda Lama dan Pantai Pulau Gantan adalah fiber, fragmen dan film. Dengan kelimpahan pada setiap kedalaman di Tapak Kuda lama yaitu fiber 320 partikel/kg, film 160 partikel/kg dan fragmen 90 partikel/kg. Kelimpahan di Pantai Pulau Gantan pada setiap kedalaman yaitu fiber 350 partikel/kg, fragmen 200 partikel/kg dan film 120 partikel/kg. Hasil analisis statistik Anova One Way dan Uji -T nilai sig. > 0.05 yang berarti menunjukkan tidak ada perbedaan kelimpahan mikroplastik antar lokasi dan kedalaman di Tapak Kuda Lama dan Pantai Pulau Gantan Kabupaten Langkat.

More Papers Like This

Article

Kandungan Mikroplastik Pada Sedimen Di Wilayah Pesisir Pantai Monpera Kota Balikpapan Kalimantan Timur

AI summary Read the abstract

Researchers measured microplastic abundance and composition in coastal sediments at Monpera Beach in Balikpapan, East Kalimantan, finding film was the dominant type at 62% of total particles (54,140 particles/kg/m²), followed by fiber and fragment, with statistically significant differences in abundance between fragment and film types.

Article

Distribusi Mikroplastik Pada Sedimen Di Wilayah Pesisir Pantai Lamaru Kota Balikpapan Kalimantan Timur

AI summary Read the abstract

Researchers assessed microplastic distribution in coastal sediments at Lamaru Beach, Balikpapan, East Kalimantan, finding fragments as the most abundant type (46,340 particles/kg/m²), followed by fibers and films, with statistically significant differences in abundance between fragment and film types, reflecting ongoing plastic fragmentation in this coastal environment.

Article

Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik pada Sedimen di Danau Buatan Bandar Kayangan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru

AI summary Read the abstract

Researchers identified and quantified microplastics in sediments from an artificial lake in Pekanbaru, Indonesia, finding three morphotypes — fragments (37%), fibers (33%), and films (30%) — with abundances ranging from 358 to 440 particles per kg across sampling stations.

Article

Identifikasi Jenis Dan Kelimpahan Mikroplastik Pada Sedimen Di Muara Sembilang Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur

AI summary Read the abstract

Researchers identified and quantified microplastics in sediments from Muara Sembilang estuary in East Kalimantan, Indonesia, finding a total abundance of 1,613 particles/kg with fragments dominating at 41%, followed by films and fibers, with no statistically significant difference in abundance among morphotype categories.

Article

Jenis Dan Kelimpahan Mikroplastik Pada Sedimen Pesisir Pantai Manggar Kota Balikpapan Kalimantan Timur

AI summary Read the abstract

Researchers characterized microplastic types and abundance in coastal sediments at Manggar Beach, Balikpapan, East Kalimantan, using NaCl density separation and H2O2/FeSO4 digestion followed by microscopy. Fibers were most abundant (63%), followed by fragments (32%) and films (20%), with significant differences in abundance between particle types.

Research digests by email

When a large batch of papers lands in the Atlas, we read through it and send a short write-up of what stood out.

Email me about

Share this paper