0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

Distribusi Mikroplastik Pada Sedimen Di Wilayah Pesisir Pantai Lamaru Kota Balikpapan Kalimantan Timur

Prosiding SNAST 2024
Nurfadilla Nurfadilla

Summary

Researchers assessed microplastic distribution in coastal sediments at Lamaru Beach, Balikpapan, East Kalimantan, finding fragments as the most abundant type (46,340 particles/kg/m²), followed by fibers and films, with statistically significant differences in abundance between fragment and film types, reflecting ongoing plastic fragmentation in this coastal environment.

Wilayah pesisir merupakan salah satu wilayah yang berpotensi menerima bahan pencemar dalam jumlah besar dan berkelanjutan. Salah satu jenis pencemar yang paling banyak ditemukan di wilayah pesisir yaitu sampah laut jenis plastik. Plastik yang dibuang ke lingkungan perairan mengalami proses pelapukan sampai berukuran < 5 milimeter yang disebut dengan mikroplastik. Penelitian ini dilakukan di wilayah pesisir Pantai Lamaru Kota Balikpapan bertujuan untuk mengetahui distribusi mikroplastik pada sedimen pantai. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan garis transek sepanjang 100 meter. Jenis mikroplastik yang paling banyak ditemukan pada sedimen Pantai Lamaru adalah fragmen dengan kelimpahan 46.340 partikel/kg/m2, fiber dengan kelimpahan 18.700 partikel/kg/m2, dan film dengan kelimpahan paling rendah yaitu 13.780 partikel/kg/m2. Kelimpahan mikroplastik berdasarkan jenis memiliki perbedaan yang signifikan atau memiliki perbedaan rata-rata antar jenisnya. Kelimpahan jenis mikroplastik yang berbeda secara signifikan adalah film dan fragmen (Sig p-value(0,025) < Sig(0,05)), sedangkan kelimpahan jenis mikroplastik fiber tidak berbeda signifikan dengan kelimpahan mikroplastik film dan fragmen (Sig p-value(0,066-0,897)> Sig(0,05)).

Share this paper