We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Analisis Mikroplastik Pada Air Dan Sedimen Di Pantai Teluk Lampung Dengan Metode Ft-Ir (Fourier Transform Infrared)
Summary
Microplastics were analyzed in water and sediment samples from a beach in Lampung Bay, Indonesia, using Fourier Transform Infrared spectroscopy for polymer identification. Multiple polymer types were detected, with polyethylene and polypropylene among the most common. The study documents microplastic pollution in an Indonesian coastal area and establishes baseline data for future monitoring.
Plastik merupakan kemasan yang banyak digunakan dalam berbagai sektor kehidupan. Sampah plastik yang telah lama tercemar di perairan, akan mengalami degradasi menjadi partikel-partikel kecil plastik yang disebut mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kandungan mikroplastik pada air dan sedimen di Pantai Teluk Lampung Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Pengambilan sampel air dan sedimen dilakukan di tiga stasiun yang berbeda yaitu Pulau Tegal, Pulau Pasaran, dan Dermaga Sebalang. Terdapat empat jenis mikroplastik yang ditemukan yaitu fiber, fragment, granula dan film. Pada sampel air ditemukan pencemaran paling tinggi dengan rata-rata 16 ind/m3 dan pada sampel sedimen pencemaran paling tinggi dengan rata-rata 180 ind/kg. Hasil uji FT-IR ditemukan polyhlyene (PE), polythelyene therapthalate (PET), Polypropylene (PP), polystes (PES), dan polyethylene terephthalate (PETE).