We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Pembelajaran Penanganan Sampah Laut Di Di Pulau Seribu Dan Sekitarnya
Summary
This Indonesian educational paper discusses lessons learned from marine litter management around the Thousand Islands near Jakarta. The research examines community-based approaches to reducing plastic waste in a heavily visited island group where poor waste management has led to widespread marine debris.
Pulau Seribu merupakan salah satu destinasi wisata penting di Provinsi DKI Jakarta. Sebagai salah satu kabupaten kepulauan, Pulau Seribu mempunyai tantangan terutama pada aspek pengelolaan sampah. Saat ini, pengelolaan sampah masih bersifat pengelolaan sentris dimana pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah daerah. Disisi lain terdapat LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang mempunyai inisiatif agar sampah dapat bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, kegiatan ini dimulai dari mengindentifikasi beberapa lokasi sampah di pulau Pramuk dan sekitarnya yang kemudian melakukan sharing knowledge dengan LSM penggiat sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bagaimana pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Pulau Pramuka terhadap penanganan sampah mulai meningkat ditandai dengan adanya Rumah Literasi Hijau. Tempat tersebut menjadi salah satu lembaga yang didirikan oleh warga di Pulau Pramuka yang memiliki pengelolaan sampah lokal. Proses yang dilakukan mulai dari penyadaran terhadap pemilahan dan pengumpulan sampah bagi masyarakat sampai kepada pengolahan sampah menjadi bahan bakar. Hal ini menjadi Langkah konkret yang melibatkan partisipasi masyarakat. Pada kondisi luas dan skala yang lebih besar, dapat terus dilakukan sebagai upaya penanggulangan timbulan sampah di pulau tersebut.
Sign in to start a discussion.
More Papers Like This
STRATEGI COASTAL ZONE MANAGEMENT PADA PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK SESUAI KE SDGs KE 14 EKOSISTEM LAUT DI WILAYAH PESISIR DKI JAKARTA
This Indonesian study reviewed coastal zone management strategies for reducing plastic waste on islands in Jakarta Bay's Kepulauan Seribu district, aligned with UN Sustainable Development Goals. The research proposes an integrated management approach that addresses both terrestrial plastic waste sources and marine plastic accumulation in this island conservation area.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Pesisir Pangandaran dalam Menangani Dampak Sampah di Lingkungan Pesisir
This Indonesian community engagement study aimed to raise awareness among coastal residents of Pangandaran about the impacts of plastic waste pollution on marine environments. Community education and behavior change are essential components of reducing the plastic waste that degrades into microplastics.
Upaya Peningkatan Kualitas Ekosistem Pesisir dan Laut melalui Kegiatan Coastal Cleanup di Desa Way Lubuk
This Indonesian study documented a coastal cleanup initiative in Way Lubuk village and assessed the composition of marine debris collected. Plastic waste dominated the collected debris, threatening local marine and coastal ecosystems. The project combined community engagement with scientific monitoring to address marine litter at the local level.
Potential of Recycle Marine Debris in Pluit Emplacement, Jakarta to Achieve Sustainable Reduction of Marine Waste Generation
Researchers assessed the potential for recycling marine debris at the Pluit Emplacement in Jakarta, Indonesia's largest marine waste management site, to identify strategies for sustainable reduction of marine waste generation.
Ocean plastic crisis—Mental models of plastic pollution from remote Indonesian coastal communities
Remote coastal communities in Indonesia are overwhelmed by plastic pollution despite low plastic literacy, largely because rising living standards have increased single-use plastic consumption while geography and poor waste infrastructure leave communities with few disposal options. The study highlights the need for supply-side interventions and better waste management systems, not just consumer education.