We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Upaya Peningkatan Kualitas Ekosistem Pesisir dan Laut melalui Kegiatan Coastal Cleanup di Desa Way Lubuk
AI summary Read the abstract
This Indonesian study documented a coastal cleanup initiative in Way Lubuk village and assessed the composition of marine debris collected. Plastic waste dominated the collected debris, threatening local marine and coastal ecosystems. The project combined community engagement with scientific monitoring to address marine litter at the local level.
Marine debris atau sampah laut dapat didefinisikan sebagai bahan padat yang sengaja maupun tidak sengaja masuk ke lingkungan laut dengan cara dibuang secara langsung maupun tidak langsung dengan cara masuk dari arah daratan melalui sungai. Sampah laut memiliki dampak yang sangat luas, terutama pada ekosistem pesisir dan laut. Tidak sedikit biota laut yang dapat terjerat, terluka, atau bahkan menelan sampah laut. Melihat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh sampah laut maka penyadaran masyarakat mengenai bahaya sampah laut sangat penting. Penyadaran masyarakat diperlukan untuk memberikan wawasan agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya terutama pada wilayah ekosistem pesisir dan laut.Masyarakat Desa Way Lubuk yang berlokasi di kecamatan Kalianda memiliki potensi sumberdaya alam ekosistem pesisir dan laut yang cukup melimpah. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat yang kami lakukan menggabungkan pengalaman dan pengetahuan di bidang marine debris sehingga diharapkan mampu memberikan dorongan bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan coastal cleanup secara berkala dalam upaya mengurangi jumlah serta dampak sampah laut bagi ekosistem pesisir dan laut di wilayah Desa Way Lubuk.
More Papers Like This
Coastal Clean Up sebagai Upaya Penguatan Strategi Pengelolaan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) Paloh Kalimantan Barat
AI summary Read the abstract
Researchers evaluated coastal clean-up activities as a strategy for strengthening conservation area management in Indonesia, examining how organized clean-up programs increased community engagement and improved plastic waste removal from protected coastal zones. The study found that participatory clean-ups built local stewardship and generated useful data on debris composition and distribution.
Karakteristik dan Sebaran Sampah Terdampar di Kawasan Pesisir Taman Nasional Bali Barat
AI summary Read the abstract
This study characterized marine debris washed ashore in a national park in Bali, Indonesia, cataloging the types and distribution of litter across the coastline. The findings highlight how high-population and tourism activity contributes to coastal plastic contamination even in protected conservation areas.
Marine Litter and Grading of the Coastal Areas of Ambon Bay, Indonesia
AI summary Read the abstract
Researchers assessed marine litter quantity and composition in Ambon Bay, Indonesia, finding higher debris densities in the inner bay near populated areas with plastics comprising the dominant fraction, and proposed a grading system for coastal pollution assessment.
Persepsi Dan Partisipasi Pengunjung Terhadap Permasalahan Sampah Laut (Marine Debris) Di Pantai Temberan Kabupaten Bangka Dan Pantai Pasir Padi Pangkalpinang
AI summary Read the abstract
This Indonesian study assessed visitors' perceptions and participation regarding marine debris problems at two beaches in Bangka Province. Researchers found that visitor density correlated with debris density and that stronger public engagement was needed to address coastal litter.
Challenges and Opportunities in Managing Marine Debris: a Case Study of Pancana Village With a Bibliometric Perspective
AI summary Read the abstract
Researchers combined bibliometric analysis of 2000-2023 marine debris literature with a field case study in Pancana Village, Indonesia, finding that plastic accounts for 78% of coastal debris and that land-based waste is the primary pollution source. The study identifies community-based waste management and policy interventions as key areas for addressing the marine debris crisis.
Research digests by email
When a large batch of papers lands in the Atlas, we read through it and send a short write-up of what stood out.