We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Identifikasi Mikroplastik pada Air Sumur Gali di sekitar TPA Piyungan Yogyakarta
Summary
Researchers sampled well water near the Piyungan landfill in Yogyakarta, Indonesia, finding microplastic concentrations up to 146 particles/L closest to the site, with levels decreasing at greater distances, and identifying polystyrene and polyvinyl chloride as the dominant polymer types.
Mikroplastik yang berukuran kurang dari 5 mm dapat berpotensi mencemari air tanah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA). Padahal, banyak warga di sekitar TPA Piyungan yang memanfaatkan air sumur untuk memenuhi kebutuhan dan mengancam kesehatan jika terakumulasi di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan jenis polimer mikroplastik pada air sumur di sekitar TPA Piyungan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari 2021 pada tiga sumur gali yang berjarak masing-masing 0-1 km, 1-2 km dan 2-3 km ke arah barat laut dan utara dari TPA Piyungan. Sembilan sampel air pada masing-masing sumur diambi dengan interval pengambilan pada pagi dan sore hari. Tahapan selanjutnya meliputi penyaringan sampel, pengeringan sampel, pemisahan densitas, pemanasan sampel, pemisahan mikroplastik, penghitungan kelimpahan mikroplastik, serta analisis jenis polimer. Hasil penelitian ditemukan mikroplastik tertinggi sebesar 146 ± 109 partikel/L pada sumur dengan jarak 0-1 km, diikuti dengan sumur pada jarak 1-2 km dengan kelimpahan mikroplastik sebesar 116 ± 31 partikel/L dan terendah pada sumur dengan jarak 2-3 km dengan kelimpahan mikroplastik sebesar 77 ± 23 partikel/L. Berdasarkan hasil uji Kruskal wallis disimpulkan bahwa perbedaan jarak sumur dari TPA Piyungan memengaruhi kelimpahan mikroplastik. Jenis polimer mikroplastik yang teridentifikasi pada tiga lokasi sumur yaitu polimer Polystyrene (PS) dan Polyvinyl Chloride (PVC). Kesimpulan dari penelitian ini adalah mikroplastik ditemukan pada seluruh sampel air di sumur gali sekitar TPA piyungan dengan jumlah terbanyak pada sumur dengan jarak 0-1 km, serta jenis polimer yang teridentifikasi adalah PS dan PVC.