We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Kajian Mikroplastik pada Saluran Pencernaan Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) di Teluk Palu
Summary
Researchers analyzed microplastic contamination in the digestive tracts of 95 mackerel (Rastrelliger sp.) specimens from Palu Bay, finding that only 4 fish tested positive for microplastics at an average concentration of 1.66 ± 0.35 particles per gram of body weight in affected individuals.
Keberadaan mikroplastik semakin meningkat seiring meningkatnya ketergantungan aktifitas manusia terhadap plastik. Limbah plastik yang terbuang dan luruh menjadi mikroplastik di laut meningkatkan konsentrasi mikroplastik di laut. Kandungan mikroplastik dalam ikan perlu diketahui mengingat tingginya konsumsi ikan laut lokal di Kota Palu. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung konsentrasi mikroplastik pada sistem pencernaan ikan kembung (Rastrelliger sp.) di Teluk Palu dan mengkaji jenis kandungan plastik yang terdapat pada pencernaan ikan kembung Teluk Palu. Sampling ikan yang diambil adalah ikan hasil tangkapan nelayan lokal Teluk Palu, sampel yang diambil adalah ikan yang segar. Pengukuran mikroplastik dilakukan dengan metode destruksi bahan organik pada saluran pencernaan ikan menggunakan larutan KOH 10% dan H2O2 50%, perendaman antara 24 hingga 60 jam tergantung ukuran saluran pencernaan. Setelah bahan organik larut, sampel akan diamati menggunakan mikroskop untuk mengamati kandungan mikroplastik pada sampel, untuk memastikan bahwa objek yang dianalisa adalah mikroplastik dilakukan metode Hot Needle Test. Berdasarkan hasil analisa sampel mikroplastik di Teluk Palu dari 95 sampel ikan kembung ditemukan 4 sampel ikan yang terpapar mikroplastik dengan konsentrasi rata-rata 1,66±0,35 partikel/g berat ikan yang terpapar mikroplastik.