0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

Bentuk Dan Kelimpahan Mikroplastik Di Perairan Pulau Pasaran, Bandar Lampung

UNC Libraries 2025
Nurmaya Tri Banowati, Qadar Hasani, Henky Mayaguezz, Putu Chintia Delis

Summary

Researchers surveyed microplastic abundance and distribution in the waters around Pasaran Island, Bandar Lampung, Indonesia, finding four morphological types (fiber, fragment, film, pellet) with fibers dominating at 45.1% and highest concentrations in the mangrove ecosystem; principal component analysis revealed negative correlations between microplastic abundance and water quality parameters like pH, salinity, and temperature.

Mikroplastik merupakan plastik yang mengalami degradasi hingga menghasilkan partikel dengan ukuran < 5 mm. Mikroplastik yang berada di perairan dapat berdampak buruk bagi ekosistem perairan, organisme laut, dan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, kelimpahan, dan persebaran mikroplastik serta mengetahui hubungan kualitas perairan dengan kelimpahan mikroplastik di perairan Pulau Pasaran, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan November-Desember 2022 di perairan sekitar Pulau Pasaran. Analisis mikroplastik pada sampel air dilakukan dengan tahapan: persiapan sampel, degradasi bahan organik, pemisahan densitas, pemilahan sampel, dan pengamatan jenis mikroplastik. Analisis data dilakukan menggunakan metode principle component analysis (PCA) menggunakan Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 24 dengan parameter fisika dan kimia perairan. Berdasarkan penelitian didapatkan empat bentuk mikroplastik yaitu fiber, fragmen, film, dan pelet. Bentuk mikroplastik yang mendominasi pada keempat stasiun yaitu bentuk fiber sebesar 45,1%. Kelimpahan mikroplastik tertinggi berada pada Stasiun 2 (ekosistem mangrove) sebesar 22,63 partikel/liter. Analisis PCA menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik bentuk fiber, fragmen, film, dan pelet memiliki hubungan negatif dengan pH, salinitas, arus, suhu, dan kecerahan.

Share this paper