0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

Jenis dan Jumlah Sampah Laut (Marine Debris) di Desa Sinaboi Kecil Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir, Riau

PUP Journal of Science and Technology 2025
Nita Liza Br Manalu, Eko Purwanto, Muhammad Fauzi

Summary

A study of marine debris at four stations in a small Indonesian coastal village found 8 types of debris including plastic, rubber, glass, and fishing nets, with total amounts varying significantly by station. Plastic was the dominant debris type, highlighting inadequate waste management as a key driver of coastal pollution in this community.

Kurangnya kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem dapat ditinjau dengan keberadaan marine debris. Peningkatan sampah laut akan mengancam langsung terhadap kerusakan ekosistem yang lebih luas seperti bibit mangrove yang tertutupi oleh material marine debris akan berakibat biji mangrove gagal berkecambah, berkurangnya keindahan wilayah pesisir, menimbulkan berbagai macam penyakit yang mempengaruhi kesehatan manusia, mempengaruhi jejaring makanan pada organisme perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan jumlah marine debris di Desa Sinaboi Kecil Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2024. Pengambilan sampel diambil sebanyak tiga kali dengan interval waktu dua minggu. Penelitian ini terdiri dari 4 stasiun dengan membuat 3 transek pada masing-masing stasiun. Analisis sampel dilakukan secara insitu di Desa Sinaboi Kecil. Hasil penelitian menemukan 8 jenis marine debris yaitu plastik, kaleng, karet, kaca, jaring, styrofoam, kayu dan daun. Setiap stasiun memiliki jumlah sampah laut berbeda. Jumlah total marine debris pada stasiun I 5.154 item/m2, stasiun II 14.496 item/m2, stasiun III 10.763 item/m2, stasiun IV 3.413 item/m2 sedangkan total berat marine debris pada stasiun I 118.49 g/m2, stasiun II 231.46 g/m2, stasiun III 245.779 g/m2, dan stasiun IV 69.858 g/m2. Jumlah dan berat marine debris pada setiap stasiun tidak memiliki perbedaan signifikan.

Share this paper