0
Article Sign in to save

Analisis Kelimpahan Mikroplastik di Dalam Saluran Pencernaan Ikan Bawis (Siganus canaliculatus) Hasil Tangkapan Nelayan Lokal di Perairan Kota Bontang

AI summary Read the abstract

Researchers analyzed microplastic types and abundance in the digestive tracts of 45 rabbitfish (Siganus canaliculatus) from Bontang waters, Indonesia, identifying fragments (44%), fibers (44%), and film (12%), with black particles most prevalent, and finding a moderate significant correlation between fish body size and microplastic ingestion.

Mikroplastik berasal dari makroplastik yang terdegradasi dengan ukuran < 5 mm, sehingga dapat tertelan oleh biota perairan salah satunya ikan Bawis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe mikroplastik dan korelasi antara ukuran ikan dengan kelimpahan mikroplastik pada saluran pencernaan ikan Bawis. Total 45 ekor sampel ikan Bawis dikumpulkan pada bulan Januari 2024 dari hasil tangkapan nelayan di Perairan Bontang Kuala. Analisis laboratorium diawali dengan mengukur panjang (cm) dan berat (gr) ikan, melakukan pembedahan saluran pencernaan, destruksi bahan organik dan mengidentifikasi mikroplastik menggunakan mikroskop. Destruksi bahan organik dilakukan dengan menambahkan NaCl jenuh, KOH 22% dan H2O2 30% pada saluran pencernaan yang sebelumnya telah dikeringkan. Tiga tipe mikroplastik ditemukan di seluruh sampel saluran pencernaan yang didominasi tipe fragmen (44%), fiber (44%), dan film (12%). Diantara tipe mikroplastik, fragmen merupakan tipe mikroplastik dengan kelimpahan tertinggi yaitu (3,53 partikel/individu). Warna mikroplastik yang paling melimpah adalah hitam (64%). Ditemukan hubungan yang sedang dan signifikan (p<0,05) antara panjang dan berat ikan terhadap kelimpahan mikroplastik pada pencernaan ikan Bawis.

More Papers Like This

Article

KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN KERAPU MUARA (Epinephelus coioides) DI PERAIRAN PANGEMPANG KECAMATAN MUARA BADAK

AI summary Read the abstract

Researchers identified microplastics in the digestive tracts of 10 orange-spotted grouper (Epinephelus coioides) from East Kalimantan waters, finding an average of 15.4 particles per individual dominated by fibers, with no significant correlation between fish body length and microplastic count.

Article Tier 2

Kandungan mikroplastik pada ikan bawis (Siganus canaliculatus) dan ikan kembung (Rastrelliger kanagurta) di perairan Bontang

AI summary Read the abstract

Researchers analyzed microplastic content in two commercially important fish species from the waters of Bontang, Indonesia, finding microplastics in both white-spotted spinefoot and Indian mackerel. The study documents microplastic contamination in fish species commonly consumed by local communities, raising concerns about dietary exposure.

Article

KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN BARAKUDA (Sphyraena jello) YANG DIPEROLEH DI PERAIRAN PNGEMPANG KECAMATAN MUARA BADAK

AI summary Read the abstract

Researchers identified microplastics in the digestive tracts of 10 barracuda (Sphyraena jello) from Pangempang waters in East Kalimantan, Indonesia, using KOH and H2O2 digestion. They found 100 fiber particles and 41 film particles, with no significant correlation between fish body length and microplastic abundance.

Article

Kandungan Mikroplastik Pada Saluran Pencernaan Ikan Kakap Di Perairan Pangempang Muara Badak Kalimantan Timur

AI summary Read the abstract

Researchers examined microplastics in the digestive tracts of snapper fish from Pangempang waters in East Kalimantan, Indonesia, finding fiber (9.3 particles/individual) and film (2.1 particles/individual) types, with a statistically significant difference in abundance between fiber and film morphotypes.

Article

Analisis Pencemaran Mikroplastik dalam Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) di Perairan Semenanjung Malaysia

AI summary Read the abstract

Researchers analyzed microplastic contamination in the skin, gills, and gastrointestinal tracts of 69 Eastern little tuna (Euthynnus affinis) from four Malaysian fishing sites, finding the highest concentrations in skin (1.52 particles/g), with fibers (90%) and black-colored particles (62%) predominating, and a positive correlation between fish size and microplastic load.

Research digests by email

When a large batch of papers lands in the Atlas, we read through it and send a short write-up of what stood out.

Email me about

Share this paper