We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Studi Toksikologi: Mikroplastik pada Organisme Perairan dan Resiko terhadap Kesehatan Manusia di Indonesia
Summary
Researchers conducted a literature review of microplastic contamination in Indonesian aquatic organisms (2015–2024), identifying microplastics across 17 mollusc and 14 chordate species, and assessed potential human health risks via the food chain including digestive disorders, liver dysfunction, and increased cancer risk.
Mikroplastik kini menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang krusial di Indonesia, dengan dampak yang signifikan terhadap ekosistem perairan serta dampak serius bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan mikroplastik pada organisme akuatik di perairan Indonesia serta mengevaluasi potensi risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur terhadap jurnal-jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2015 hingga 2024, dengan sumber data berasal dari Google Scholar. Berdasarkan hasil kajian, mikroplastik terdeteksi di berbagai wilayah perairan, dengan identifikasi sebanyak 17 organisme dari tiga filum moluska dan 14 organisme dari filum chordata, di mana sebagian besar berasal dari spesies ikan lainnya yang paling banyak menunjukkan indikasi keberadaan mikroplastik. Keberadaan mikroplastik memiliki potensi untuk masuk ke dalam rantai makanan, yang pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan pada manusia, seperti masalah sistem pencernaan, gangguan fungsi hati, serta peningkatan risiko terkena kanker. Temuan ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman tentang pencemaran mikroplastik di perairan Indonesia dan menyoroti urgensi penerapan langkah-langkah mitigasi guna menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan akuatik.