0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

Analisis Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik pada Kerang Darah (Anadara granosa) Hasil Tangkapan Nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

IET conference proceedings. 2025
Zidhan Muhammad Fahrurozi, Ristiana Eryati, Irwan Ramadhan Ritonga

Summary

Researchers identified and quantified microplastics in blood cockles (Anadara granosa) caught in North Penajam Paser Regency, Borneo, finding four types (fiber, fragment, film, pellet) at a mean abundance of 22 particles per individual, with fiber dominating and a strong positive correlation between microplastic abundance and shell size.

Mikroplastik pada biota perairan merupakan salah satu permasalahan global yang dihadapi sekarang ini. Salah satu biota perairan yang diketahui mengakumulasi mikroplastik adalah kerang darah (Anadara granosa). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kelimpahan mikroplastik serta menganalisis korelasi antara kelimpahan mikroplastik dengan ukuran kerang darah. A. granosa dengan ukuran yang berbeda (kecil, sedang dan besar) dikumpulkan dari hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Proses identifikasi mikroplastik pada A. granosa menggunakan metode mikroskopis secara visual. Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan 4 tipe mikroplastik yang ditemukan pada daging kerang yang didominasi oleh tipe fiber (507 partikel), fragmen (273 partikel), film (194 partikel) dan pellet (15 partikel). Kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada daging A. granosa adalah tipe fiber (11,3 partikel/ind), fragmen (6,07 partikel/ind), film (4,31 partikel/ind), dan pellet (0,33 partikel/ind). Tipe fiber merupakan yang paling banyak ditemukan, yaitu 507 partikel per individu. Warna hitam sebanyak 289 partikel mendominasi pada tipe mikroplastik yang ditemukan. Hubungan antara kelimpahan mikroplastik dan ukuran kerang (panjang dan berat) memiliki tingkat korelasi sangat kuat dan signifikan (p < 0,05).

Share this paper