0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

Kajian literatur identifikasi dan pemahaman tentang kontaminasi mikroplastik di biosfer

Turkish Journal of Bioscience and Collections 2025
Wahyu Ratnaningsih, Wisnu Prayogo, Andri Dwi Saputra, Husna Muizzati Shabrina

Summary

Researchers reviewed scientific literature published between 2014 and 2024 on microplastic pollution across the biosphere — including marine, estuarine, riverine, lacustrine, terrestrial, and atmospheric environments — identifying significant research gaps in continental and atmospheric systems compared to marine environments.

Study Type Environmental

Mikroplastik merupakan partikel plastik dengan ukuran kurang dari 5 mm yang kini menjadi zat kontaminan yang semakin diperhatikan dalam konteks ekotoksikologi lingkungan akuatik dan juga bagi kesehatan manusia. Walaupun polusi mikroplastik tersebar di biosfer daratan, air, dan udara, lingkungan ini sering kali dilihat sebagai entitas terpisah; meskipun, pada kenyataannya, keduanya saling terkait. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur ilmiah yang terkait dengan penelitian mikroplastik di biosfer dan mengidentifikasi kesenjangan dalam penelitian yang dapat membantu menilai prioritas penelitian di masa depan. Artikel ilmiah yang membahas polusi mikroplastik, diterbitkan antara tahun 2014 dan 2024, diidentifikasi dalam basis data Web of Science. Artikel penelitian asli yang tercakup dalam kategori Environmental Sciences, Marine/Freshwater Biology, Toxicology, Multidisciplinary Sciences, Environmental Studies, Oceanography, Limnology, dan Ecology di Web of Science dan lainnya dipilih untuk mengeksplorasi penelitian mikroplastik di laut, estuari, sungai, danau, tanah, dan atmosfer. Artikel yang terkait dengan laut, estuari, sungai, dan danau kemudian diklasifikasikan lebih lanjut berdasarkan (i) keberadaan dan karakterisasi, (ii) penyerapan dan dampak pada organisme, dan (iii) isu perilaku dan transportasi. Hasilnya menunjukkan bahwa sementara penelitian mikroplastik di laut telah menerima perhatian ilmiah yang signifikan, pemahaman terhadap sejauh mana polusi mikroplastik di lingkungan kontinental, seperti sungai, danau, tanah, dan udara, beserta interaksi lingkungannya, masih kurang memadai.

Share this paper