We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Mikroplastik dalam Seafood dari Pantai Utara Jawa
AI summary Read the abstract
This book examines microplastic contamination in seafood from the northern coast of Java, Indonesia, exploring how plastic waste breaks down into micro- and nanoscale particles that enter the food chain and reach humans. Using Semarang coastal waters as a case study, it evaluates bioaccumulation pathways, food safety risks, and the implications for a country that is the world's second-largest contributor of unmanaged plastic waste entering aquatic environments.
Isu pencemaran plastik di lingkungan perairan telah menjadi perhatian global saat ini karena dampaknya yang merugikan ekosistem perairan laut dan pantai. Terlebih lagi dengan terurainya sampah plastik menjadi partikel plastik berukuran mikrometer (mikroplastik) dan nanometer (nanoplastik), memungkinkan partikel yang halus masuk ke rantai makanan dan berujung pada manusia sebagai top predator dalam rantai makanan. Telah banyak penelitian dari berbagai belahan dunia yang mengungkapkan keberadaan novel contaminant ini pada berbagai hasil laut (seafood) komersial. Fenomena pencemaran mikroplastik pada hasil laut menggugah kesadaran akan ancaman kontaminan ini pada ketahanan dan keamanan pangan. Buku ini memberikan informasi tentang fenomena pencemaran plastik pada lingkungan baik di tingkat dunia, maupun Indonesia secara khusus yang merupakan kontributor kedua terbesar sampah plastik yang tidak terkelola dan masuk kelingkungan perairan. Selanjutnya dalam buku juga akan digambarkan bioakumulasi partikel mikroplastik dari lingkungan hingga sampai ke biota laut. Secara khusus buku ini membahas pencemaran mikroplastik pada seafood pantai yang penting di Indonesia, dengan mengambil studi kasus di perairan pantai Semarang. Terakhir, buku ini memaparkan bagaimana evaluasi risiko pencemaran ini dilakukan dan implikasinya terhadap keamanan pangan. Buku ini diharapkan mampu memberikan informasi terkini tentang mikroplastik sebagai novel contaminant di lingkungan, dan dampaknya pada keamanan pangan melalui konsumsi sejumlah seafood pantai. Dengan menggambarkan kasus yang terjadi di pantai Semarang diharapkan dapat memberikan ilustrasi yang lebih dapat dipahami. Lebih jauh, kasus yang terjadi di pantai Semarang dapat digunakan untuk menjadi tumpuan perubahan pandangan, sikap dan perilaku dalam menggunakan dan mengelola sampah plastik terutama oleh mahasiswa sebagai salah satu agen perubahan dalam masyarakat.
More Papers Like This
Microplastic Contamination in Marine Fish and Shells in the Coastal Areas of Jember Regency, Indonesia
AI summary Read the abstract
Researchers detected microplastic contamination in the gastrointestinal tracts of marine fish and shellfish from coastal Jember, Indonesia, finding fibers, fragments, granules, and filaments, with contamination levels varying by species and location.
Microplastic Occurrence in Different Fish Organs from Two Coastal Waters in Java Sea, Indonesia
AI summary Read the abstract
Researchers assessed microplastic accumulation in the gut and gill tissues of six economically important fish species from Jakarta Bay and Cirebon Bay in Indonesia. They found microplastics present in all samples, with variations in abundance and polymer type across species and locations. The study raises concerns about the potential transfer of microplastics to human consumers through commercially harvested fish in the Java Sea region.
Karakteristik Mikroplastik Pada Ikan Laut Konsumsi Yang Didaratkan Di Bali
AI summary Read the abstract
Researchers characterized microplastic contamination in commercially consumed marine fish landed in Bali, Indonesia, examining microplastic presence, type, and polymer composition across multiple fish species. The study found widespread microplastic ingestion in food fish, raising concerns about human dietary exposure through seafood consumption in the region.
The spatial distribution and physico-chemical characteristic of microplastics in the sediment and cockle (Anadara granosa) from the coastal waters of East Java, Indonesia, and the health hazards associated with cockle consumption
AI summary Read the abstract
Researchers surveyed microplastic contamination in coastal sediments and cockles along the East Java coast of Indonesia and assessed the potential health risks from consuming the shellfish. They found microplastics, predominantly fibers and fragments, in all sediment and cockle tissue samples, with consumers potentially ingesting tens of thousands of microplastic particles per year. The findings raise concerns about dietary microplastic exposure for communities that regularly eat shellfish from these waters.
Microplastics in digestive tracts of fishes from Jakarta Bay
AI summary Read the abstract
Researchers examined the digestive tracts of multiple fish species from Jakarta Bay, Indonesia, finding microplastics — primarily fragments and fibers — in a significant proportion of individuals. The results document widespread contamination in a heavily urbanized coastal environment and raise concerns about plastic accumulation through the seafood chain.
Research digests by email
When a large batch of papers lands in the Atlas, we read through it and send a short write-up of what stood out.