0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Marine & Wildlife Sign in to save

Analysis of Abundance, Composition, and Sources of Marine Debris: A Case Study at Kuala Batu Beach, Pulau Kayu Village, Southwest Aceh Regency

Original title: Analisis Kelimpahan, Komposisi Dan Sumber Sampah Laut: Studi Kasus Pada Pantai Kuala Batu Desa Pulau Kayu Kabupaten Aceh Barat Daya

Jurnal Laot Ilmu Kelautan 2020 6 citations ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Fitria Rahmayanti, Farah Diana, Nurul Najmi, Etty Riani, Gatot Yulianto, Munandar Munandar

Summary

This Indonesian-language study analyzed the abundance, composition, and sources of marine litter on Kuala Batu beach in Aceh Barat Daya district. It provides data to support evidence-based coastal waste management and litter mitigation strategies.

Sampah laut telah menjadi masalah dan ancaman bagi ekosistem, keanekaragaman hayati maupun kehidupan laut. Oleh sebab itu, diperlukan kebijakan, strategi mitigasi dan rencana aksi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang jumlah, komposisi dan sumber sampah laut yang nantinya dapat dijadikan referensi untuk mengatasi masalah sampah laut. Penelitian ini dilaksanakan di Pantai Kuala Batu, Desa Pulau Kayu Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode pengumpulan sampel ditetapkan berdasarkan protokol penelitian oleh NOAA Marine Debris Shoreline Survey Field Guide (2012). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah sampah laut yang terkumpul selama penelitian adalah 232 item/1.200 m2 dan densitasnya 0.193 item/m 2. Sampah plastik merupakan jenis sampah laut dengan jumlah tertinggi yaitu 79% dan sumber sampah laut tertinggi di pantai ini berasal dari daratan (land-based sourced) melalui kegiatan rekreasi dan aktivitas pantai yaitu 79%.

Share this paper