0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Detection Methods Policy & Risk Sign in to save

Concentration of microplastics in Manila clam Venerupis philippinarum in the waters of Maccini Baji, Labakkang District, Pangkajene Islands Regency, South Sulawesi

Original title: KONSENTRASI MIKROPLASTIK PADA KERANG MANILA Venerupis philippinarum DI PERAIRAN MACCINI BAJI, KECAMATAN LABAKKANG, KABUPATEN PANGKAJEN KEPULAUAN, SULAWESI SELATAN

Maspari Journal Marine Science Research 2020 10 citations ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Amelia Wahdani, Khusnul Yaqin, Nita Rukminasari, Suwarni, Nadiarti, Dwi Fajriyati Inaku, Liestiaty Fachruddin

Summary

This Indonesian-language study measured microplastic concentrations in Manila clam (Venerupis philippinarum) tissue collected from Maccini Baji waters in South Sulawesi. Filter-feeding bivalves like clams readily accumulate microplastics, raising concerns for human consumers.

Mikroplastik di perairan menjadi permasalahan yang cukup serius bagi organisme perairan. Organisme filter feeder seperti kerang memiliki resiko yang cukup besar untuk mengakumulasi mikroplastik ke dalam tubuhnya. Salah satu jenis organisme tersebut ialah kerang manila (Venerupis philippinarum) yang banyak terdapat di Perairan Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan konsentrasi mikroplastik yang terdapat pada daging kerang manila (Venerupis philippinarum). Pengambilan sampel kerang dilakukan dengan metode sampling acak berlapis (stratified random sampling), sehingga diperoleh sampel sebanyak 118 ekor. 118 sampel kerang manila tersebut kemudian dibagi menjadi tiga kelompok ukuran panjang cangkang kerang yaitu kelas A (3,11 – 3,86 cm), kelas B (3,87 – 4,82 cm), kelas C (4,83 – 6,01 cm). Pengamatan partikel mikroplastik dilakukan dengan menggunakan mikroskop stereo. Hasil pengamatan menunjukkan sebanyak 61 sampel (51,69%) kerang manila mengandung partikel mikroplastik. Mikroplastik yang ditemukan berbentuk fiber dan fragmen, dengan warna dominan biru, hitam, dan transparan. Ukuran mikroplastik yang ditemukan berkisar antara 0,090 – 4,919 mm. Nilai rata-rata konsentrasi mikroplastik pada masing-masing kelompok ukuran panjang cangkang kerang secara berurutan yaitu 0,6129 item/g, 0,6303 item/g, dan 0,2198 item/g. Kata kunci: Fiber, kerang manila, konsentrasi mikroplastik, Maccini Baji, Venerupis philippinarum.

Share this paper