0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Sign in to save

Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan ecobrick sebagai upaya mengurangi sampah plastik di Kecamatan Bunga Raya

Riau Journal of Empowerment 2020 46 citations ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count. Score: 35 ? 0–100 AI score estimating relevance to the microplastics field. Papers below 30 are filtered from public browse.
Muhammad Fauzi, Eni Sumiarsih, Adriman Adriman, Rusliadi Rusliadi, Ika Fitria Hasibuan

Summary

This Indonesian community engagement study trained local residents to make ecobricks — plastic waste-filled bottles used as building materials — as a hands-on approach to reducing plastic pollution. Community-based plastic waste reduction initiatives like ecobricks can reduce the amount of plastic that degrades into microplastics in local environments.

Plastik adalah bahan sintesis dari hasil polimerisasi berbagai macam monomer. Hampir semua jenis plastik akan melayang ataupun mengapung dalam badan air. Hal ini akan menyebabkan plastik terkoyak-koyak dan terdegradasi oleh sinar matahari, oksidasi dan abrasi mekanik membentuk partikel-partikel plastik. Ecobrick adalah salah satu cara penanganan limbah plastik dengan mengemas plastik yang bersih dan kering ke dalam botol plastik. Pemberdayaan masyarakat untuk mengolah sampah plastik menjadi sesuatu yang berguna dalam jangka waktu yang lama adalah salah satu kunci keberhasilan program daur ulang limbah plastik. Kegiatan pengabdian ini akan memberikan manfaat kepada berbagai pihak, diantaranya bagi peserta pengabdian bagi masyarakat, bagi anggota pelaksana penyuluhan, bagi Perguruan Tinggi dan bagi pemerintah. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Kampung Bunga Raya Kabupaten Siak. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa masyarakat sudah bisa membuat tempat duduk dari ecobrick. Dalam kegiatan pengabdian pembuatan ecobrick ini diharapkan masyarakat tidak hanya membuat dalam bentuk kursi-kursi tetapi juga dalam bentuk yang lain. Sehingga bisa dijadikan suatu peluang usaha yang baru bagi masyarakat sasaran.

Sign in to start a discussion.

More Papers Like This

Article Tier 2

Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Ecobrick di Desa Pulosaren Sebagai Upaya Pemanfaatan Sampah Plastik

Researchers conducted community outreach and training in Pulosaren Village, Indonesia, teaching residents to make ecobricks — plastic bottles tightly packed with non-recyclable plastic waste — as a practical local strategy to reduce plastic accumulation in the environment.

Article Tier 2

Utilization of plastic waste using the ecobrick method in Nagari Tanjung

Researchers worked with a community in Indonesia to address waste pollution by introducing the ecobrick method — packing non-recyclable plastics into plastic bottles to create building materials. The project provided an alternative to the community practice of dumping or burning waste near rivers.

Article Tier 2

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Berbagai Kreasi Daur Ulang Bagi Masyarakat Desa Penyak

This Indonesian community program trained residents of the Bangka Belitung Islands to repurpose plastic waste into recycled crafts, reducing the amount of plastic that enters coastal environments and eventually breaks down into microplastics. Community-based plastic waste management is an important grassroots strategy for reducing marine microplastic pollution.

Article Tier 2

Pencegahan Pencemaran Lingkungan dari Limbah Plastik dengan Pelatihan Pembuatan Ecobrick

Researchers describe an ecobrick training program conducted at SMP Negeri 1 Sangasanga, an Adiwiyata school in Indonesia, aimed at reducing plastic waste pollution by teaching students to compact non-recyclable plastics into reusable building modules. The intervention sought to raise environmental awareness and integrate sustainable plastic waste management into school activities.

Article Tier 2

Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik bernilai jual

This paper (in Indonesian) describes a community empowerment program in a village in East Java helping residents manage and find economic value in plastic waste. The program is a grassroots approach to reducing plastic pollution by turning waste into a resource.

Share this paper