We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Distribution of Microplastics in Sea Water on the West Coast of Karimun Island, Kepulauan Riau Province
Summary
This Indonesian study mapped the distribution of microplastics in seawater along the west coast of Karimun Island in the Riau Archipelago. Microplastics were detected at all four sampling stations, with variations in abundance linked to proximity to human activity and local currents. The study adds to the limited data on microplastic pollution in Indonesian territorial waters.
Mikroplastik merupakan salah satu bahan pencemar berukuran mikro dan berdampak negatif terhadap makhluk hidup dan lingkungan. Mikroplastik dapat didistribusikan ke perairan laut karena faktor hidrodinamika dan aktivitas antropogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disitribusi mikroplastik di pesisir barat Pulau Karimun Provinsi Kepulauan Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian ditetapkan 4 stasiun yaitu stasiun 1 Teluk Senang (hutan mangrove), stasiun 2 Pantai Pangke (kawasan wisata), stasiun 3 Tanjung Melolo (pelabuhan Roro) dan stasiun 4 Tanjung Balai (padat penduduk). Pengambilan sampel pada saat air pasang dan surut. Kelimpahan mikroplastik di daerah penelitian berkisar antara 86.00-112.00 partikel/m 3 . Kelimpahan mikroplastik Tertinggi berada di Tanjung Balai dan terendah berada di Tanjung Melolo. Jenis mikroplastik yang ditemukan adalah fiber, film dan fragmen. Kelimpahan jenis mikroplastik tertinggi adalah fiber dengan 44,5 partikel/m 3 (47%), kemudian film 31 partikel/m 3 (32%) dan fragmen 19,75 partikel/m 3 (21%). Mikroplastik tersebar di seluruh perairan Pantai Barat Pulau Karimun. Penghitungan tertinggi terjadi di kawasan padat penduduk (Tanjung Balai).