We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Identifikasi Jenis Mikroplastik dan Logam Berat di Air Sungai Kapuas Kota Pontianak
Summary
Researchers identified and quantified microplastic types and heavy metals in water samples from the Kapuas River in Pontianak, Indonesia, finding that high plastic waste inputs from urban activities resulted in elevated microplastic concentrations alongside metals including lead and cadmium.
Sungai Kapuas berperan sebagai sarana transportasi, sumber air baku untuk PDAM, tempat rekreasi, hingga menjadi tempat pembuangan sampah dan limbah bagi masyarakat Pontianak, Kalimantan Barat. Sampah plastik merupakan sampah yang paling banyak dihasilkan karena tingginya aktivitas masyarakat. Sampah plastik yang terpapar sinar ultraviolet atau proses lainnya dapat terdekomposisi menjadi mikroplastik (5 mm - 1 µm) yang dapat berdampak negatif bagi ekosistem perairan bahkan manusia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis polimer dan logam berat pada mikroplastik yang ada di air Sungai Kapuas. Pengambilan sampel pada 6 titik lokasi didasarkan pada outlet pasar, pelabuhan, penyebrangan feri dan industri. Identifikasi kelimpahan, bentuk dan warna dilakukan dengan menggunakan mikroskop, karakterisasi jenis polimer dengan Fourier Transform Infra Red (FTIR) dan logam berat dengan Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX). Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan mikroplastik di Sungai Kapuas sebesar 943,3 partikel/L dengan persentase terbesar berbentuk filamen (33%) dan fragmen (33%). Karakterisasi gugus fungsi dengan FTIR menunjukkan adanya plastik jenis polietilena (PE) pada serapan 2918 cm-1, polipropilena (PP) pada serapan 2917 cm-1, polistirena (PS) pada serapan 3348 cm-1, 2917 cm-1, 1397 cm-1, politetraflouoroetilena (PTPE) pada serapan 1030 cm-1 dan poliamida pada serapan 1586 cm-1. Berdasarkan analisa SEM-EDX, sampel mikroplastik mengandung unsur C, O, Na, Al, Si, Cl, dan K serta tidak ditemukan logam berat. Variasi bentuk, jenis, dan komposisi unsur-unsur pada sampel mikroplastik disebabkan karena adanya perbedaan aktivitas masyarakat di sekitar Sungai Kapuas Kota Pontianak. Penelitian ini dapat menjadi dasar dalam melakukan kegiatan konservasi dan mitigasi dari dampak polusi mikroplastik di kawasan Sungai Kapuas Kota Pontianak.
Sign in to start a discussion.
More Papers Like This
Analisis Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik serta Pencemaran Logam Berat pada Hulu Sungai Bengawan Solo
Researchers measured microplastic types and abundance along with heavy metal concentrations in the upper section of the Bengawan Solo River in Indonesia, finding both contaminants present across sampling sites. The co-occurrence of microplastics and heavy metals in this nationally important river raises concerns for water quality and aquatic life.
Identifikasi Karakteristik dan Kelimpahan Mikroplastik Pada Sampel Air Kali Surabaya
This Indonesian study characterized microplastic abundance and types in water samples from the Kali Surabaya river in Surabaya. The urban waterway showed widespread plastic contamination, with sources linked to densely populated residential areas along the riverbanks.
Analisis Kandungan Logam Berat (pb) Dan Kelimpahan Mikroplastik Di Estuari Sungai Baturusa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Researchers measured lead concentrations and microplastic abundance in the Baturusa River estuary in Indonesia, an area affected by heavy industrial and anthropogenic activity. The study provides baseline data on combined heavy metal and microplastic contamination in this coastal region.
Assessment of Small-Scale Microplastics Abundance and Characterization in Urban River: A Case Study in Metro River, Indonesia
Researchers assessed microplastic contamination in the Metro River in Indonesia, finding that abundance and characteristics varied by land use type, with urban areas showing higher concentrations of fragments and fibers in this rapidly developing region.
Identifikasi Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik pada Air Kali Mas, Kota Surabaya
This Indonesian study characterized microplastic abundance and type in water from the Kali Mas river in Surabaya. Plastic fragments and fibers were detected throughout the urban waterway, reflecting the impact of dense residential and commercial activity on local water quality.