0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Detection Methods Policy & Risk Sign in to save

Kelimpahan Mikroplastik Pada Organ Pencernaan Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) di Waduk Malahayu Kabupaten Brebes

Titian Ilmu Jurnal Ilmiah Multi Sciences 2022 2 citations ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Atip Nurwahyunani, Reni Rakhmawati, Cucianingsih Cucianingsih

Summary

Researchers examined microplastic contamination in the digestive organs of Mujair fish (Oreochromis mossambicus) from Malahayu Reservoir in Indonesia, using a potassium hydroxide extraction method followed by microscopy. Microplastics were detected in all 15 sampled fish, raising concerns about contamination in a commercially important freshwater species.

Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui kelimpahan mikroplastik pada Ikan Mujair (Oreochromiss mossambicus). Sampel yang digunakan sebanyak 15 ekor diambil secara Random Sampling dari pedagang ikan di kawasan Waduk Malahayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ikan Mujair (Oreochromiss mossambicus) diambil organ pencernaannya berupa usus dan lambung untuk diektraksi menggunakan larutan KOH 10% selama 24 jam di dalam waterbath dengan suhu 60 ºС. Sampel kemudian disaring memakai saringan nilon dan diamati dengan mikroskop binokuler. Hasil penelitian menemukan terdapat kandungan PSM (Particle Suspected as Microplastic) pada setiap sampel organ pencernaan Ikan Mujair (Oreochromiss mossambicus). Kelimpahan tertinggi terdapat pada sampel dengan kode M11 sebanyak 7,2 partikel/gram sedangkan kelimpahan terendah pada sampel dengan kode M2 sebanyak 0,5 partikel/gram. Tipe PSM yang ditemukan yaitu 72% fiber, 17% fragmen, dan 11% film. Sumber utama pencemaran PSM berasal dari limbah kegiatan perikanan, pariwisata, dan sampah domestik yang bermuara di Waduk Malahayu.

Share this paper