0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Human Health Effects Policy & Risk Sign in to save

Dampak Pemberian Mikroplastik Poliethilen Peroral Terhadap Hitung Jenis Sel Leukosit Darah Rattus Norvegicus Strain Wistar

Medical Technology and Public Health Journal 2022 3 citations ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Yudhiakuari Sincihu

Summary

Researchers investigated the effects of oral polyethylene microplastic exposure on leukocyte differential counts in Wistar rat (Rattus norvegicus) blood, administering daily doses of 0.0375, 0.075, 0.15, and 0.6 mg microplastic particles by oral gavage to 30 rats divided into five groups. The study examined whether ingested microplastics crossing intestinal villi into the bloodstream triggered chronic inflammatory responses reflected in white blood cell composition.

Models

Mikroplastik telah diketahui sebagai kontaminan rantai makanan. Polimer plastik terbanyak adalah polietilen. Mikroplastik di saluran cerna akan mengalami persopsi melalui celah sel di ujung vili usus masuk ke sirkulasi darah untuk menuju keseluruh jaringan. Diduga mikroplastik akan memicu inflamasi kronis. Tujuan penelitian adalah menganalisis dampak paparan mikroplastik polietilen peroral terhadap jumlah sel leukosit darah. Penelitian eksperimental murni dengan post-test only control group design. Alokasi random digunakan untuk membagi 30 ekor Rattus norvegicus strain wistar kedalam tiap kelompok sejumlah sama banyak. Terdapat 4 kelompok paparan dengan dosis D1=0,0375mg, D2=0,075mg, D3=0,15mg, D4=0,6mg partikel mikroplastik perhari melalui sonde oral dan 1 kelompok kontrol yang tidak diberikan mikroplastik. Paparan diberikan selama 90 hari. Uji ANOVA satu arah digunakan untuk analisis perbedaan nilai antar kelompok. Hasil penelitian nenunjukan tren peningkatan nilai rerata pada biomarker leukosit, hitung jenis neutrofil dan basofil pada kelompok paparan (1,2,3,4) dibanding kontrol (0). Uji statistika menunjukan nilai signifikan pada biomarker leukosit (P= .048) dan basofil (P= .040), dimana semakin tinggi dosis paparan yang diberikan menyebabkan peningkatan kadar biomarker tersebut di dalam darah. Paparan mikroplastik polietilen peroral pengaruh terhadap leukositosis di dalam darah Rattus norvegicus strain wistar.

Share this paper