We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Identification of Microplastic Contamination in the Inlet River of Rawa Pening and Its Biota
Original title: Identifikasi Cemaran Mikroplastik pada Sungai Inlet Rawa Pening dan Biotanya
Summary
This Indonesian-language study identified microplastic contamination in the inlet streams of Rawa Pening Lake and in fish living in those waterways. Microplastics were found in both water and fish tissue samples, raising food safety concerns for communities consuming fish from the lake. The findings highlight the lake's contamination from upstream plastic waste sources.
Danau Rawa Pening memiliki kandungan TSS (total padatan terlalut) yang tinggi, sehingga kualitas airnya berada di kelas 3 dan 4. TTS tersebut berasal dari 9 Sub DAS yang menjadi inletnya Rawa Pening. Sumber TSS berasal cari cemaran limbah padat, dan salah satunya adalah mikroplastik. Adanya mikroplastik juga menjadi ancaman keamanan pangan bila masuk dalam tubuh biota dan dikonsumsi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cemaran mikroplastik pada ikan yang ada di Sub DAS Rawa Pening. Metode yang dilakukan adalah survey dan analisis laboratorium dengan tahapan; pengambilan sampel, preparasi sampel, dan analisi mikroplastik. Hasil penenilitian menujukan 4 aliran sungai yakni; sungai Sraten, Muncul, Rawa Sari dan Rawa Boni terkontaminasi mikroplastik, begitu juga dengan biotanya yakni ikan sapu-sapu, louhan, lele, nila, gabus, dan moluska keong terdapat kandungan mikroplastik pada saluran pencernaannya. Adanya mikroplastik ini kemungkina berasal dari limbah domestik dan industri, dimana 4 sungai tersebut terdapat permukiman penduduk dan industri. Dapat disimpulkan, 4 sungai di Rawa Pening sudah tercemar mikroplastik, begitu juga dengan biotanya.