0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Detection Methods Policy & Risk Sign in to save

Analisis Mikroplastik Pada Botol Susu Plastik Bayi Dengan Metoda FTIR

Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi 2023
Lukky Jayadi, Anisatur Rahmah Kurniawan

Summary

This Indonesian study analyzed baby bottle plastics using infrared spectroscopy to detect microplastics released during use. Plastic baby bottles are a known source of microplastic exposure in infants, and identifying the specific polymer types released helps characterize the nature and potential risks of this common exposure.

Botol susu merupakan alat bantu untuk bayi atau balita dalam pemberian minum ASI atau susu formula. Penggunakan botol susu merupakan hal yang umum dilakukan karena sifat praktisnya dalam pemberian susu. Botol susu yang paling sering digunakan dan ditemukan di pasaran adalah jenis botol susu plastik, khususnya jenis Polyprophylene (PP). Dalam penggunaanya, botol susu plastik dapat menimbulkan permasalaham yang cukup membahayakan karena dapat menguraikan mikroplastik dari bahan plastik yang digunakan. Penelitian mikroplastik pada botol susu plastik masih sangat minim dilakukan. Oleh karenanya, penelitian ini ada untuk mengetahui kandungan mikroplastik jenis Polyprophylene (PP) pada botol susu plastik secara kualitatif. Penelitian didasarkan pada usia botol susu dan suhu air yang digunakan. Keberadaan mikroplastik diidentifikasi dengan menggunakan metode Spektroskopi FTIR. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah tidak ditemukan kandungan mikroplastik jenis Polyprophylene (PP) pada semua sampel. Mikroplastik tidak dapat teridentifikasi pada suhu rendah atau suhu ruang, baik pada botol susu plastik usia lama maupun usia baru.

Share this paper