0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Sign in to save

Dampak Pencemaran Mikroplastik di wilayah Pesisir dan Kelautan

Jurnal Pasir Laut 2023 1 citation ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Fadel Ikrar Jamika

Summary

This Indonesian overview examines the problems of microplastic contamination in coastal and marine environments, reviewing the sources, distribution, and ecological effects of plastic pollution. The paper highlights the particular vulnerability of Indonesian coastal areas given high plastic waste generation and limited waste management infrastructure.

Permasalahan lingkungan hidup di dunia sangat beragam, tak terkecuali terkait pencemaran di wilayah pesisir dan kelautan. Pengelolaan pesisir dan kelautan memiliki kompleksitas masalah, peluang, dan tantangan tersendiri yang berbeda di setiap daerah. Masalah utama dalam pengelolaan pesisir dan kelautan adalah masalah pencemaran sampah plastik khususnya mikroplastik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran dan dampak pencemaran mikroplastik di wilayah pesisir dan kelautan. Metode yang digunakan adalah kualitatif atau literatur review. Mikroplastik merupakan plastik yang mengalami degradasi dan berukuran diameter < 5 mm. Sumber mikroplastik terdiri dari yaitu primer dan sekunder. Mikroplastik masuk ke wilayah pesisir dan laut melalui beberapa cara seperti aliran air dari sungai, angin, dan terbawa oleh arus dan beberapa masuk ke laut melalui limpasan. Pencemaran mikroplastik mempunyai dampak luas, diantaranya kesehatan manusia, ekonomi, pariwisata dan estetika pantai. Mikroplastik di lingkungan pesisir dan laut menyebabkan kerusakan serius pada kehidupan laut, ikan, kematian hewan laut melalui lilitan dan menelan puing-puing plastik

Share this paper