0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Policy & Risk Sign in to save

Karakteristik mikroplastik pada ikan layang (Decapterus ruselli) dan ikan nila (Oreochromis niloticus) di Pasar Rau, Kota Serang

Habitus Aquatica 2023 1 citation ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Afifah Nurazizatul Hasanah, Desy Aryani, Fitri Afina Radityani, Fitri Afina Radityani, Devi Faustine Elvina Nuryadin, Lana Izzul Azkia

Summary

This Indonesian study detected microplastics in the digestive tracts of two common fish species — mackerel and tilapia — sold at a local market. The presence of plastics in both marine and freshwater fish raised concerns about consumer exposure through seafood consumption.

Mikroplastik dapat mencemari air, tanah, tumbuhan, hewan, hingga manusia. Sumber limbahmikroplastik di perairan tawar antara lain dari industri, pertanian, dan aktivitas antropogenik dimana keseluruhannya dapat menjadi sumber pencemaran mikroplastik di laut. Ikan nila(Oreochromis niloticus) dan ikan layang (Decapterus ruselli) merupakan ikan omnivora yanghidup di kolom air, di mana ikan nila dibudidayakan di perairan tawar sedangkan ikan layangditangkap di laut. Proses identifikasi mikroplastik menggunakan mikroskop. Sebanyak 158mikroplastik telah ditemukan pada insang, lambung, dan usus ikan nila, sedangkan sebanyak 411mikroplastik pada insang, lambung, dan usus ikan layang. Jumlah mikroplastik jenis fragmen padainsang, lambung, dan usus ikan mendominasi, berasal dari fragmentasi plastik bahan polipropilendan polietilen. Jenis mikroplastik terbanyak kedua adalah fiber, dikenali dari bentuknya yangpanjang dan menyerupai tali atau benang berasal dari serat jaring serta peralatan rumah tangga.Pada ikan, mikroplastik jenis fiber dapat menggumpal atau membetuk simpul yang dapatmemblokir saluran pencernaan dan menghalangi jalan masuknya makanan. Mikroplastik jenis filmditemukan dengan jumlah yang paling sedikit pada ketiga organ ikan yang di analisis. Jenis inidiidentifikasi sebagai polimer polietilen yang berbentuk lembaran tipis hasil degradasi plastikkemasan, memiliki densitas paling rendah dari tipe mikroplastik lainnya.

Share this paper