0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Policy & Risk Sign in to save

Perencanaan Pengelolaan Limbah Medis (masker) Rumah Tangga Sebagai Upaya Penanganan Dampak COVID-19 Di Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung

Jurnal Informatika Teknologi dan Sains 2023 Score: 30 ? 0–100 AI score estimating relevance to the microplastics field. Papers below 30 are filtered from public browse.
Muhammad Satar, Nurrhisma Yuniar

Summary

This Indonesian study proposed a management system for household mask waste in Bandung during COVID-19, given that masks are made from polymer-based materials that are difficult to decompose. Pandemic-related single-use plastic waste, including masks, has created a new wave of microplastic contamination in urban environments.

Covid-19 tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, perekonomian dan pendidikan, namun juga berdampak terhadap lingkungan. Peraturan Kementrian Kesehatan yang mewajibkan masyarakat menggunakan masker, menimbulkan jumlah limbah masker yang sangat banyak. Limbah ini berbahan dasar polimer sehingga sulit diurai secara alami. Selain itu, limbah masker juga sangat infeksius, sehingga pada daerah-daerah dengan kepadatan penduduk tinggi terutama, membutuhkan rencana pengelolaan yang khusus, salah satunya Kecamatan Bojongloa Kaler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menghitung timbulan limbah masker, jumlah wadah, jumlah angkutan dan ritasi, serta jumlah alat pengelolaan limbah. Selain itu, metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi timbulan limbah masker rumah tangga dan merencanakan pengelolaan limbah tersebut di Kecaatan Bojongloa Kaler. Berdasarkan hasil penelitian, timbulan limbah masker di Kecamatan Bojongloa Kaler adalah 715.158 liter/hari, wadah untuk setiap rumah berkapasitas 10 liter, 1 angkutan khusus limbah masker berkapasitas 1.200 liter dengan jumlah ritasi sebanyak dua kali, serta 1 buah kristaller berlokasi di TPS Astana Anyar dengan kebutuhan listrik 4000VA. Kesimpulan dari penelitian ini, limbah masker ditampung dengan wadah khusus di setiap rumah, diangkut menggunakan kendaraan khusus, dan dikelola langsung di TPS menggunakan alat kristaller dengan maksimal waktu dari penyimpanan hingga pengelolaan adalah 2 x 24 jam.

Sign in to start a discussion.

More Papers Like This

Article Tier 2

Pemanfaatan Masker Limbah COVID-19 Sebagai Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan

This study examines the problem of COVID-19 disposable mask waste in Indonesia and proposes strategies for repurposing mask materials to reduce environmental contamination, discussing the composition of medical masks, the surge in single-use mask demand during the pandemic, and the environmental hazards of improper mask disposal.

Article Tier 2

Environmental Rehabilitation in Waste Management Disposable House-hold Medical Mask

Not relevant to microplastics — this paper discusses legal and procedural frameworks for managing disposable medical mask waste in Indonesia during the COVID-19 pandemic.

Article Tier 2

Understanding Level of Pkk Banjar Purwa Santhi Benoa on Medical Mask Waste Management and Strengthening Health Protocols in Controlling COVID-19 Infection

Researchers assessed community understanding of single-use medical mask waste management in Bali, Indonesia during COVID-19, finding gaps in knowledge that raise concerns about both environmental pollution and continued virus transmission from improper disposal.

Article Tier 2

The Role of Women in Management of Mask Waste in Indonesia in the Era of the Covid-19 Pandemic

This study examined the role of women in managing disposable mask waste during the COVID-19 pandemic in Indonesia, finding that women played a critical role in household waste sorting and proper disposal that reduce environmental contamination.

Article Tier 2

Distribution of B3 Waste Temporary Hazardous Waste Storage Locations For Handling Disposible Mask Waste In Kampung Kenanga Kelurahan Sungai Jingah

This Indonesian-language paper discusses how to properly classify and manage disposable mask waste — which is considered infectious medical waste — during the COVID-19 pandemic. Improper disposal of single-use masks is a growing source of plastic pollution. Establishing dedicated temporary storage locations for mask waste is one step toward preventing it from entering the environment as microplastic pollution.

Share this paper