0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Marine & Wildlife Policy & Risk Sign in to save

Tourism Potential and Marine Debris Management in the Coastal Area of Pangandaran Regency

Original title: Potensi pariwisata dan penanggulangan marine debris di kawasan pesisir Kabupaten Pangandaran

Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan 2023 1 citation ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Gagan Aditya Fauzan, Dewi Trisnawati Malik, Lommi Dida Kini, Dewi Narwastu Ramba

Summary

This Indonesian-language study evaluates the tourism potential and marine debris management challenges in the coastal area of Pangandaran, Indonesia. The research highlights that marine debris, including plastic waste, threatens both the ecosystem and the economic value of coastal tourism.

Kabupaten Pangandaran merupakan daerah potensial untuk menjadi kawasan wisata global. Namun untuk mencapainya selain memaksimalkan potensi, perlu untuk memperhatikan dampak dari kegiatan pariwisata di kawasan pesisir yang salah satunya adalah permasalahan marine debris. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif deskriptif dari pengolahan data sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan rekomendasi dari beberapa literatur yang relevan dengan program pelestarian kawasan pariwisata. Studi ini menyimpulkan bahwa Kabupaten Pangandaran memiliki potensi sumber daya alam dengan adanya keanekaragaman geodiversity, hayati, dan karakteristik pantai. Akses yang terbatas, minimnya promosi, rendahnya anggaran, dan rendahnya kualitas pelayanan menjadi beberapa kelemahan yang menghambat perkembangan pariwisata. Dengan pemodelan DPSIR kajian ini mengulas beberapa respon terhadap permasalahan sampah dengan memberikan beberapa poin alternatif penanganan marine debris seperti implementasi teknologi, pemanfaatan marine debris, dan kerjasama secara menyeluruh baik pemerintah maupun masyarakat.Kata Kunci: Potensi Wisata Kabupaten Pangandaran, Marine debris, DPSIR

Share this paper