We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Pengaruh Bercerita Terhadap Perkembangan Kosa Kata Anak Usia 5 Sampai 6 Tahun Di Taman Kanak Kanak
Summary
Researchers investigated the effect of storytelling methods on vocabulary development in children aged 5 to 6 years at a kindergarten, comparing traditional teaching tools with technology-enhanced media approaches. The study examined how varied vocabulary teaching methods including digital tools influence language acquisition in early childhood settings.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum berkembangnya kosakata anak dan kurangnya variasi media pengajaran kosakata kepada anak oleh guru. Selama ini guru hanya mengajarkan bahasa dan kosakata kepada anak dengan menggunakan alat sederhana seperti buku cerita dan powerpoint sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan kosakata anak. Di era globalisasi saat ini, guru dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk meningkatkan kemampuan kosa kata anak. Salah satu media dalam mengembangkan kosa kata pada anak adalah dengan metode bercerita dengan menggunakan media berbasis IT, seperti aplikasi zepeto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk eksperimen kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa TK Laboratorium Universitas Padang dengan contoh kelas b2 dan b3 masing-masing berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, sehingga data diolah dengan uji kesesuaian (uji-t) menggunakan aplikasi SPSS 22.0 for Windows. Berdasarkan analisis data, rata-rata hasil tes dan postes kelompok tes sebesar 6 dan 1053. Sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata hasil uji coba dan postes sebesar 5,6 dan 9,53. Hasilnya data berdistribusi normal dan homogen. Pada pengujian hipotesis dengan uji t independen sampel diperoleh nilai sig (2-tail) sebesar 0,012 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa bercerita dengan menggunakan aplikasi zepeto terbukti lebih efektif untuk pengembangan kosa kata pada anak.
Sign in to start a discussion.
More Papers Like This
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Google untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar di Boyolali
Researchers examined the use of Google application-based learning media to increase digital literacy among primary school students in Boyolali, Indonesia, using a descriptive qualitative approach with interviews, observation, and documentation across four schools.
Innovative Learning: Utilizing Card Sort Media to Amplify Arabic Vocabulary Understanding in NW Lenek Junior High School
Not relevant to microplastics — this educational research paper tests whether Card Sort media improve Arabic vocabulary comprehension among junior high school students in Indonesia.
The effects of explicit instruction utilizing traditionally-printed and digital mentor texts to teach evidence-based written arguments to fifth grade students
Researchers used a mixed methods design to investigate the effects of explicit instruction scaffolded through traditionally-printed and digital mentor texts on fifth-grade students' ability to write evidence-based arguments.
Innovative Sunday School Strategy Shaping the Character of Generation Alpha
Researchers examined innovative strategies for character formation in Generation Alpha children within Sunday School settings, using qualitative thematic analysis of literature on technology integration, storytelling-based character education, and project-based learning approaches. They found that adapting Sunday School methods to incorporate digital tools and project-based frameworks improved engagement and moral character development among technologically immersed children.
The Utilization Of The Animiz Application As A Media For Arabic Language Learning On Students
This educational study evaluated the Animiz Animaker application as a media tool for improving student engagement with Arabic language learning, finding that animated digital media increased student interest compared to conventional instruction. The authors argued that technology-based interactive media can make traditionally difficult language subjects more accessible.