0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Detection Methods Environmental Sources Marine & Wildlife Policy & Risk Sign in to save

Analysis of Microplastic Contamination on Water and Sediment in the Brantas Subwatershed of the Malang Area

Jurnal Perikanan Unram 2025 1 citation ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Nanik Retno Buwono, P Samuel, Ahmad Wahyu Gifari

Summary

This Indonesian study (published in Bahasa Indonesia) analyzed microplastic contamination in both water and sediment of the Brantas River sub-watershed in the Malang area, one of the most important river systems in East Java. Microplastics were found in both water and sediment samples across sampling locations, with fibers being a dominant form. The Brantas River supports millions of people for drinking water and irrigation, making evidence of microplastic contamination in this system a significant public health and environmental concern.

Study Type Environmental

Mikroplastik merupakan kontaminan yang sulit terurai yang telah banyak ditemukan di perairan sungai. Mikroplastik tidak hanya mencemari badan air tetapi juga menjadi polutan di dalam sedimen sungai. Wilayah Malang Raya merupakan salah satu wilayah yang dilewati oleh Sungai Brantas yang merupakan sungai terpanjang di Jawa Timur dan berperan penting bagi masyarakat. Sungai Brantas telah mengalami penurunan kualitas air terkait dengan cemaran mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jenis mikropastik dan kelimpahan mikroplastik yang ditemukan pada air dan sedimen di Sub DAS Brantas Wilayah Malang. Penelitian ini menggunakan metode survei dan penentuan titik lokasi pengambilan sampel secara purposive sampling. Mikroplastik yang ditemukan pada sampel air dan sedimen memiliki 3 jenis yang sama yaitu fragmen, fiber dan film. Jenis fragmen ditemukan mendominasi pada sampel air sebesar 38,62% dan juga pada sampel sedimen sebesar 76,13%. Kelimpahan mikroplastik di air tertinggi pada Stasiun 5 sebesar 686,67 partikel/m3 dan terendah pada Stasiun 1 sebesar 396,67 partikel/m3. Sedangkan kelimpahan mikroplastik di sedimen tertinggi pada Stasiun 3 sebesar 2.517,15 partikel/kg dan terendah pada Stasiun 2 sebesar 1.779,93 partikel/kg.

Share this paper