0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Tier 2 ? Original research — experimental, observational, or case-control study. Direct primary evidence. Policy & Risk Sign in to save

Kontaminasi Mikroplastik Pada Sumber Air Minum: Pemetaan Bibliometrik Terhadap Perkembangan Riset Dan Perspektif Kesehatan Masyarakat

JURNAL BIOSENSE 2026
Olivia Reyhana M Martin, Reki Kardiman

Summary

This Indonesian bibliometric study analyzed global research trends in microplastic contamination of drinking water sources published between 2015 and 2025, finding a sharp increase in publications from 2020 onward, with China and India producing the most research. The analysis maps the key topics and research clusters driving this field. Understanding where the science is concentrated helps identify gaps — particularly in regions with limited monitoring infrastructure where drinking water contamination poses the greatest public health risk.

Mikroplastik adalah partikel yang berbahaya apabila sampai masuk ke dalam tubuh karena mengandung zat-zat toksik dan dapat mengganggu sistem biologi manusia. Melalui analisis bibliometrik akan ditemukan tren dan perkembangan penelitian ilmiah terkait kontaminasi mikroplastik pada sumber air minum dari waktu ke waktu, melihat topik dominan, kata kunci utama, dan wilayah kajian yang sering muncul dalam publikasi terkait ilmiah mikroplastik dan kesehatan masyarakat. Penelitian menggunakan analisis bibliometrik, data diperoleh dari data dasar Scopus dengan kata kunci mikroplastik, sumber air minum, kualitas air, jalur kontaminasi, kesehatan masyarakat, penilaian risiko, pemantauan lingkungan, bibliometrik. Hasil penelusuran dilakukan filtering tahun terbit 2015-2025 dan tipe literatur hanya akan mengambil tipe artikel. Data dianalisis menggunakan aplikasi VOSViewer (VV). Hasilnya publikasi mengalami peningkatan pada tahun 2020 – 2024. Penerbit yang paling banyak melakukan publikasi adalah Elsevier dan negara yang paling sering melakukan penerbitan adalah India dan China. Kolaborasi antarpenulis masih bersifat clustering. Visualisasi kata kunci terbagi dalam dua klaster, klaster 1 memiliki 19 kata kunci, klaster 2 memiliki 11 kata kunci. “mikroplastik”, “air minum”, dan “plastik” adalah yang paling menonjol.

Share this paper