0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

Analisis Kelimpahan Mikroplastik Pada Air dan Sedimen di Kawasan Hilir DAS Brantas

Classroom companion: business 2022 2 citations ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Brian Pramana Aprilio Pradiptaadi, Fiqih Fallahian

Summary

Researchers examined microplastic abundance in water and sediment from three stations in the lower Brantas River watershed, Indonesia, finding filament-type microplastics dominant (100–500 µm range) with highest concentrations downstream, linked to sachet packaging and plastic bag waste along the riverbank.

Mikroplastik merupakan potongan plastik berukuran <5mm. Berdasarkan sumbernya, mikroplastik dibedakan menjadi mikroplastik primer yang berasal dari proses produksi plastik berukuran kecil untuk kepentingan tertentu dan mikroplastik sekunder berasal dari proses penguraian plastik yang lebih besar. Penelitian ini dilakukan di Hilir DAS Brantas kota Gresik yang sebelumnya terindikasi tercemar oleh mikroplastik. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui jenis, kelimpahan dan sumber mikroplastik di Hilir DAS Brantas. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 stasiun, yaitu Perning, Wringinanom, dan Pasinan. Identifikasi menggunakan mikroskop trinokuler. Identifikasi air dan sedimen menggunakan metode NOAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik tertinggi yakni berada di Desa Pasinan (Air) dan Desa Perning (Sedimen). jenis mikroplastik didominasi oleh jenis filamen. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya kemasan sachet dan tas kresek di bantaran sungai. Kemudian untuk warna didominasi oleh warna biru dan hitam. Mikroplastik yang ditemukan rata-rata berukuran 101-500 µm.

Share this paper