0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN KERAPU MUARA (Epinephelus coioides) DI PERAIRAN PANGEMPANG KECAMATAN MUARA BADAK

Prosiding SNAST 2023 2 citations ? Citation count from OpenAlex, updated daily. May differ slightly from the publisher's own count.
Dewi Anjani, Ghitarina, Akhmad Rafi’i

Summary

Researchers identified microplastics in the digestive tracts of 10 orange-spotted grouper (Epinephelus coioides) from East Kalimantan waters, finding an average of 15.4 particles per individual dominated by fibers, with no significant correlation between fish body length and microplastic count.

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran >5 mm. Mikroplastik yang berada dalam perairan dapat termakan oleh biota perairan baik secara langsung maupun tidak langsung. Jenis ikan Kerapu Muara merupakan jenis ikan yang bernilai ekonomis dan cukup digemari masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, kandungan, perbandingan jenis dan pengaruh panjang ikan terhadap mikroplastik pada saluran pencernaan ikan Kerapu Muara (Epinephelus coioides) di perairan Pangempang Kecamatan Muara Badak. Sampel ikan Kerapu Muara diambil di Pelabuhan Kapal yang ada di desa Tanjung Limau Kecamatan Muara Badak, Kalimantan Timur sebanyak 10 ekor. Ada tiga jenis mikroplastik yang terdeteksi pada ikan Kerapu Muara, yaitu fiber dengan kelimpahan sebesar 12,4 partikel/ind, film dengan kelimpahan 2,5 partikel/ind dan fragmen dengan kelimpahan 0,5 partikel/ind. Hasil uji Regresi Linier Sederhana menunjukan ukuran panjang ikan tidak berkorelasi terhadap jumlah mikroplastik sebesar 0,0386 (pengaruh sangat rendah). Hasil uji Kruskal Wallis menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara fiber dengan film p-value (0,003) < α (0,05) dan antara fiber dengan fragmen p-value (0,000) < α (0,05), sedangkan film dengan fragmen tidak terdapat perbedaan yang signifikan p-value (0,074) > α (0,05).

Share this paper