We can't find the internet
Attempting to reconnect
Something went wrong!
Hang in there while we get back on track
Identifikasi Mikroplastik di Sungai Ngrowo, Tulungagung
Summary
Researchers identified and quantified microplastics at three sites along the Ngrowo River in Tulungagung, Indonesia, finding fragments, fibers, filaments, granules, and foam with the highest average abundance of 13,450 particles/m³ in the city center, with dark blue particles most prevalent, attributed to urban runoff, household waste, and industrial activities.
Mikroplastik merupakan polimer organik sintetik dengan rentang ukuran antara 0.001-5 mm. Keberadaan mikroplastik yang tersebar di lingkungan menjadi berbahaya terhadap ekosistem alami dan manusia serta memberikan dampak yang merugikan bagi organisme akuatik. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui jenis dan kelimpahan mikroplastik di Sungai Ngrowo Tulungagung. Pengambilan sampel air sungai dilakukan di 3 lokasi antara lain utara kota, pusat kota dan selatan kota. Tahapan penelitian dimulai dari pengukuran faktor abiotik air sungai kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel, penyaringan dan pengeringan sampel, pemurnian dan pemisahan partikel mikroplastik dan pengamatan dengan menggunakan mikroskop stereo. Jenis mikroplastik yang ditemukan antara lain fragmen, fiber, filamen, granula dan foam dengan rerata total kelimpahan paling banyak terdapat di pusat kota sebesar 13,450 partikel.(m3)-1. Warna mikroplastik yang ditemukan antara lain biru gelap, transparan, coklat, putih, hitam, abu-abu dan merah dengan jumlah yang paling banyak adalah warna biru gelap. Mikroplastik diketahui berasal dari limpasan partikel plastik dari jalan, degradasi plastik dari limbah rumah tangga, industri dan aktivitas antropogenik lainnya.