0
Article Sign in to save

Analisis Kelimpahan Dan Sebaran Mikroplastik Pada Perairan Dan Sedimen Di Laguna, Kabupaten Pekalongan

AI summary Read the abstract

Researchers analyzed microplastic abundance and distribution in both water and sediment at Pekalongan Lagoon, Indonesia, using density separation and microscopic identification, finding peak water concentrations of 51 particles/L and sediment concentrations of 705 particles/kg, with fiber and fragment types dominating and significant correlations with oceanographic parameters including dissolved oxygen, pH, and salinity.

Mikroplastik merupakan salah satu ancaman serius bagi ekosistem perairan karena sifatnya yang sulit terurai, berukuran sangat kecil, serta berpotensi membawa bahan kimia berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, kelimpahan, dan sebaran mikroplastik pada perairan dan sedimen di Laguna Kabupaten Pekalongan, dengan fokus pada jenis dan bentuk partikel mikroplastik yang ditemukan. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif, melalui pengambilan sampel di 10 stasiun untuk air dan 4 stasiun untuk sedimen. Analisis laboratorium meliputi proses filtrasi untuk memisahkan partikel kasar, pemisahan densitas menggunakan larutan NaCl dan ZnCl₂ untuk mengapungkan mikroplastik, serta observasi mikroskopis guna mengidentifikasi bentuk dan jenis mikroplastik. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kelimpahan mikroplastik yang signifikan, dengan nilai tertinggi pada air sebesar 51 partikel/L di Stasiun 6 dan pada sedimen sebesar 705 partikel/kg di Stasiun 10. Jenis mikroplastik yang paling dominan adalah fiber dan fragmen. Analisis statistik menggunakan korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan antara kelimpahan mikroplastik dengan parameter oseanografi, seperti oksigen terlarut, pH, dan salinitas. Temuan ini memberikan gambaran kondisi pencemaran mikroplastik di Laguna Pekalongan dan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan lingkungan perairan yang lebih berkelanjutan.

More Papers Like This

Article

Analisis Konsentrasi Dan Sebaran Mikroplastik Di Muara Sungai Bedahan, Wonokerto, Kabupaten Pekalongan

AI summary Read the abstract

Researchers measured microplastic abundance and distribution in water and sediment at the mouth of the Bedahan River in Pekalongan, Indonesia, finding concentrations of 99–347 particles/m³ in water and 653–1,368 particles/kg in sediment, with fragments and films dominating, and demonstrating that hydrodynamic currents and river discharge drive spatial distribution patterns.

Article

Kandungan Mikroplastik Pada Sedimen Di Wilayah Pesisir Pantai Monpera Kota Balikpapan Kalimantan Timur

AI summary Read the abstract

Researchers measured microplastic abundance and composition in coastal sediments at Monpera Beach in Balikpapan, East Kalimantan, finding film was the dominant type at 62% of total particles (54,140 particles/kg/m²), followed by fiber and fragment, with statistically significant differences in abundance between fragment and film types.

Article

Distribusi Mikroplastik Pada Sedimen Di Wilayah Pesisir Pantai Lamaru Kota Balikpapan Kalimantan Timur

AI summary Read the abstract

Researchers assessed microplastic distribution in coastal sediments at Lamaru Beach, Balikpapan, East Kalimantan, finding fragments as the most abundant type (46,340 particles/kg/m²), followed by fibers and films, with statistically significant differences in abundance between fragment and film types, reflecting ongoing plastic fragmentation in this coastal environment.

Article

Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik pada Sedimen di Danau Buatan Bandar Kayangan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru

AI summary Read the abstract

Researchers identified and quantified microplastics in sediments from an artificial lake in Pekanbaru, Indonesia, finding three morphotypes — fragments (37%), fibers (33%), and films (30%) — with abundances ranging from 358 to 440 particles per kg across sampling stations.

Article

Jenis Dan Kelimpahan Mikroplastik Pada Sedimen Pesisir Pantai Manggar Kota Balikpapan Kalimantan Timur

AI summary Read the abstract

Researchers characterized microplastic types and abundance in coastal sediments at Manggar Beach, Balikpapan, East Kalimantan, using NaCl density separation and H2O2/FeSO4 digestion followed by microscopy. Fibers were most abundant (63%), followed by fragments (32%) and films (20%), with significant differences in abundance between particle types.

Research digests by email

When a large batch of papers lands in the Atlas, we read through it and send a short write-up of what stood out.

Email me about

Share this paper