0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

IDENTIFIKASI KEBERADAAN MIKROPLASTIK PADA KERANG DARAH (Anadara granosa) YANG TERJUAL DI KUTAI LAMA, KECAMATAN ANGGANA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Prosiding SNAST 2024
Jumarding Jumarding

Summary

Researchers identified and quantified microplastics in blood cockles (Anadara granosa) sold at markets in Kutai Lama, Indonesia, finding fibers (5.7 particles/individual) as the dominant type, followed by films (1.65 particles/individual) and fragments (0.3 particles/individual), with cockle size having very low correlation to microplastic abundance.

Keberadaan mikroplastik yang terdegradasi dalam perairan berpotensi masuk ke dalam tubuh biota baik secara langsung dalam proses makan memakan dan secara tidak langsung melalui rantai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kelimpahan mikroplastik pada kerang darah yang terjual di Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 3 jenis mikroplastik yaitu fiber sebesar 114 partikel dengan kelimpahan sebesar 5,7 partikel/ind, film sebesar 33 partikel dengan kelimpahan 1,65 partikel/ind dan fragmen sebesar 6 partikel dengan kelimpahan 0,3 partikel/ind. Hasil uji Regresi Linier Sederhana menunjukan pengaruh ukuran kerang darah terhadap jumlah mikroplastik sebesar 0,2581 (sangat rendah) dan hubungannya sebesar 0,5080 (rendah). Hasil uji Kruskal Wallis menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara fiber dengan film (p-value 0,000 < α 0,05) dan antara fiber dengan fragmen (p-value 0,000 < α 0,05), sedangkan film dengan fragmen terdapat perbedaan yang signifikan (p-value 0,020 > α 0,05).

Share this paper