0
Article ? AI-assigned paper type based on the abstract. Classification may not be perfect — flag errors using the feedback button. Sign in to save

Dampak Pencemaran Mikroplastik Pada Ikan, Kerang dan Sedimen Di Perairan Indonesia: Review

African Journal of Reproductive Health 2024
Ronaldy Lovina, Samsul Bahri, Lily Viruly

Summary

Researchers reviewed microplastic contamination across fish, mollusks, and sediments in Indonesian waters, finding that fiber-type microplastics dominate and that ingested particles—which persist for up to 1,000 years in soil—cause endocrine disruption, metabolic disorders, tissue damage, and reduced survival in aquatic organisms.

Kehadiran mikroplastik berdampak buruk karena adanya absorbs toksikan seperti PBTs (persistent, bioaccumulative, and toxic substances) dan POPs (persistent organic pollutants). Proses degradasi sampah plastik menjadi mikroplastik dapat melalui proses alami dan kimiawi. Limbah jenis plastik dan bersifat sintetis/elastis akan sulit terurai secara alami. Bertambahnya penduduk akan berdampak terhadap nilai konsumsi sehingga berdampak terhadap produksi limbah perorangan atau rumah tangga. Penduduk memiliki potensi berpindah dari satu tempat ketempat lain dalam melakukan kunjungan wisata kawasan perairan. Akibat perilaku yang kurang baik maka sampah berpotensi dibuang disembarang tempat. Jenis limbah yang ditemukan adalah plastik, bungkus dan puntung rokok, benang, nilon, botol, bahan plastik dan jenis lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan terhadap jurnal ilmiah diberbagai platform (Mendeley, Google, Jurnal Universitas dan sebagainya). Dekomposi Plastik akan terurai ditanah dengan sangat lambat dan membutuhkan waktu hingga 1000 tahun, bahkan sampah dari botol plastik dapat terurai dalam waktu 450 tahun hingga terdegradasi membuat mikroplastik. Mikroplastik ditemukan pada biota laut seperti pada ikan, keong dan sedimen di perairan. Mikroplastik ditemukan dalam beberapa jenis yaitu pellet, fragmen, fiber, film styrofoam, dan busa. Adapun bentuk atau jenis yang mendominasi adalah bentuk fiber. Mikroplastik berdampak tidak baik bagi kesehatan organisme di perairan antara lain gangguan organisme diperairan adalah gangguan endoktrin, metabolisme, kebinasaan jaringan, inflamasi dan gangguan pertumbuhan serta penurunan ketahanan hidup.

Share this paper